Wabup Mimika Hadiri Rapat Koordinasi SAR Timika, Berikan Apresiasi

Foto bersama Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, Forkopimda, Perwakilan Kantor SAR Pusat, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno, mitra SAR, TNI/Polri. (Foto:Arifin/Seputarpapua)
Foto bersama Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, Forkopimda, Perwakilan Kantor SAR Pusat, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno, mitra SAR, TNI/Polri. (Foto:Arifin/Seputarpapua)

TIMIKA | Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Timika menggelar rapat koordinasi daerah dan pelatihan potensi SAR tahun 2022, di Hotel Horison Ultima, Jalan Hassanudin, Timika, Papua Tengah, Senin (22/8/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Johannes Rettob bersama Forkopimda, Perwakilan Kantor SAR Pusat dari Deputi Operasi dan Kesiap Siagaan, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno, serta unsur para mitra SAR termasuk unsur Satuan TNI/Polri, 50 peserta rapat dan 50 peserta Diklat.

Wakil Bupati Johannes Rettob dalam sambutanya menyampaikan, atas nama pemerintah ia juga mengucapkan apresiasi yang luar biasa kepada Badan SAR Nasional yang telah melakukan kegiatan rapat koordinasi dan pelatihan potensi SAR tahun 2022, dengan melakukan pertolongan pertama pada penanganan kecelakaan pesawat udara secara cepat dan prosedur.

Ia juga berharap, mudah-mudahan dengan terselenggaranya kegiatan ini apa yang direncanakan oleh Badan SAR dapat terlaksana dengan baik dan dapat menghasilkan solusi-solusi, tugas pokok dan fungsi.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno dalam amanatnya menyampaikan, yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) No 29 tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan, Basarnas memiliki tugas yang utama dalam penyelenggaraan operasi SAR yaitu menolong, menyelamatkan dan mengevakuasi korban pada kecelakaan, bencana dan kondisi membahayakan.

“Kami tidak bekerja sendiri, kami tidak ada artinya tanpa komponen lain dan tanpa potensi dari yang lainnya,” katanya.

Ia juga mengatakan, Basarnas didukung oleh potensi SAR yang berkumpul pada hari ini berupa Sumber Daya Manusia (SDM), Sarana Prasarana, Informasi dan Teknologi serta didukung oleh satuan dalam hal pencarian dan pertolongan.

“Basarnas juga memiliki kewajiban untuk melaksanakan fungsi pembinaan terhadap potensi SAR adapun bentuk pembinaan dengan menyelenggarakan koordinasi dan pelatihan SAR bagi potensi SAR seperti yang dilaksanakan hari ini,” jelasnya

Kata Eko, koordinasi antar Basarnas dengan pemerinta pusat maupun pemerintah daerah selama ini telah terjalin sangat baik. Beberapa contoh soal kejadian kecelakaan udara bisa diselesaikan oleh Badas SAR secara waktu 2 hari 24jam

“Ini yang menjadi kebanggaan kami dengan suport pemerintah daerah, dari stekholder terkait dan TNI/Polri,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Charles Batlayjeri pada laporannya mengatakan berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Operasi SAR, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan potensi, sinergitas, solidaritas, antara instansi TNI/Polri, Dinas dan badan yang berpotensi SAR di wilayah kerja kantor SAR timika.

“Melalui rapat kordinasi daerah dan pelatihan potensi SAR, kita bertekat untuk melaksanakan pelayanan SAR dan penanganan kecelakaan pesawat di wilayah kerja kantor SAR Timika, Kaimana dan Asmat,” tuturnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *