41 Siswa SMA dan SMK di Timika Disiapkan Jadi Paskibra Upacara HUT RI Ke 77

Kapten Inf. Gertaim Pakpahan
Pasipers Kodim 1710 Mimika Kapten Inf. Gertaim Pakpahan Foto: Kristin Rejang/Seputarpapu

TIMIKA | Sebanyak 41 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Mimika, Papua Tengah, disiapkan untuk menjadi Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra) yang akan bertugas pada upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) yang ke 77 di Timika pada 17 Agustus 2022 mendatang.

Dari 41 siswa tersebut, terdiri dari 21 putra dan 20 putri yang diutus dari 12 sekolah yang ada di Kabupaten Mimika.

12 sekolah tersebut adalah SMAN 1 berjumlah 12 siswa, SMAN 2 terdiri dari 1 siswa, SMAN 4 terdiri dari 2 siswa, SMAN 6 terdiri dari 1 siswa, SMA Taruna terdiri dari 7 siswa, dan SMA Tiga Raja terdiri dari 4 siswa,.

Selanjutnya SMA Advent terdiri dari 3 siswa, SMK Penerbangan 5 siswa, SMK Negeri 1 terdiri 2 siswa, SMK Petra 1 siswa, SMK Yapis Timika 1 siswa dan SMA Al-Falah 2 siswa.

Kapten Inf Gertaim Pakpahan selaku Pasipers Kodim 1710/Mimika menjelaskan, para siswa ini telah mengikuti pelatihan setiap harinya di Makodim 1710/Mimika mulai pukul 08.00 hingga 16.00.

Tiap harinya, kata Gertaim Pakpahan, para siswa dibantu 2 unit bus dari Dinas Perhubungan untuk mengangkut anggota paskibra dari titik kumpul di Eme Neme Yauware menuju ke Makodim.

Untuk pelatih sendiri terdiri dari personel TNI dan Polri, baik dari Polres Mimika, Denkav 3/SC, Brimob Yon B, Kodim 1710/Mimika dan juga purna Paskibra baik yang pernah bertugas secara nasional maupun lokal Kabupaten Mimika.

Untuk seleksi, kaya dia, sudah dilakukan pada Senin, 11 Juli 2022 dengan mendatangi masing-masing sekolah.

“Kita seleksi BPP dan tingginya badan, di mana kita ambil perempuan minimal 160 cm, kalau laki-laki kita ambil minimal 165 cm,” jelas Kapten Inf Gertaim Pakpahan di Kantor Pusat Pemerintahan, Jumat (15/7/2022).

Saat ini, peserta paskibra masih ditahap latihan baris berbaris, baik perorangan maupun kelompok. Dengan kondisi cuaca saat ini, jika kondisi hujan di lapangan upacara Makodim, tempat alternatif dilakukan di pendopo Makodim.

Dalam beberapa hari latihan, memang diakui ada peserta yang terserang malaria lantaran kaget dengan adanya latihan fisik yang betul-betul disiapkan oleh pelatih dan purna paskibra.

“Mungkin karena selama ini tidak banyak gerak, kemudian dipaksa untuk bergerak dan dibawah cuaca Timika. Tapi kita selalu siap, dan tenaga kesehatan tetap stand by. Makan minumnya disiapkan betul hingga vitamin,” katanya.

Nantinya, untuk pembawa baki akan disiapkan seorang putri asli Papua. Bahkan kini juga telah disiapkan empat siswa untuk upacara kenaikan bendera dan penurunan. Namun itu nantinya akan diseleksi kembali.

“Kita utamakan nanti pada saat pemegang baki, saat upacara kenaikan bendera itu putri Papua,” pungkasnya.

reporter : Kristin Rejang
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.