Penarikan Guru ASN dari Sekolah Yayasan Belum Dipastikan

Penarikan Guru ASN dari Sekolah Yayasan Belum Dipastikan
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mimika, Paskalis Kirwelakubun.

TIMIKA | Wacana penarikan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengajar di Sekolah Yayasan di Papua dan Mimika khususnya belum dapat dipastikan akan dilakukan atau tidak. Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mimika, Paskalis Kirwelakubun saat diwawancarai di Kantor Bappeda Jalan Cenderawasih, Senin (18/9/17).

“Ada beberapa daerah yang menjadi pertimbangan¬† Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) dan Papua salah satunya. Belum ada keputusan final soal itu,” kata Paskalis.

Ia menjelaskan, untuk penarikan guru ASN dari Sekolah Yayasan di daerah Papua secara umum masih menjadi pertimbangan di Kemenpan. Pertimbangan ini sendiri dikarenakan yayasan-yayasan tersebut sudah masuk dan mendirikan sekolah di Papua. Bahkan, sampai saat ini sudah memberikan kontribusi luar biasa bagi pendidikan di Papua.

“Sebelum Pemerintah masuk kan sudah ada yayasan-yayasan ini. Seperti YPPK, YPPGI, Yapis dan Adven. Mereka juga punya kontribusi yang besar. YPPK itu dari tahun-tahun 1928 – 1930an sudah ada di Papua,” jelas Paskalis.

Ia menambahkan, yayasan-yayasan tersebut juga masuk dalam daftar yayasan yang diback-up Otonomi Khusus (Otsus).

“Pendidik-pendidik ini juga kan mendidik orang-orang disini,” tambahnya. (Nft/SP)

IKLAN-TENGAH-berita

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar