Kapal Tenggelam di Perairan Pulau Puriri Angkut 125 KL BBM untuk Wilayah Asmat dan Yahukimo

Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian terhadap 2 ABK KM Semangat Baru yang tenggelam di perairan Pulau Puriri, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto: Humas SAR Timika)
Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian terhadap 2 ABK KM Semangat Baru yang tenggelam di perairan Pulau Puriri, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto: Humas SAR Timika)

TIMIKA | Kapal Motor (KM) Semangat Baru yang tenggelam di perairan Pulau Puriri, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, mengangkut 125 KL Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan tiga jenis.

Hal ini disampaikan Anwar Hidayat selaku SBM Rayon 1 Papua Selatan-Pegunungan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku.

Anwar menyebutkan, BBM yang diangkut kapal tersebut untuk di distribusikan ke Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, dan Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Advertisements

Adapun jenis BBM yang diangkut terdiri dari Pertalite sebanyak 60 KL, Solar 30 KL dan Minyak Tanah 35 KL.

“Kapal Semangat Baru yang mengalami musibah angkut 125 KL BBM dengan tiga jenis,” kata Anwar ketika dikonfirmasi seputarpapua.com, Senin (28/8/2023) malam.

Anwar memastikan pihak Pertamina tetap menjamin kebutuhan stok BBM di Kabupaten Asmat dan Yahukimo, pasca musibah itu.

Dalam pekan ini, Pertamina segera mengirim kembali BBM ke dua kabupaten tersebut menggunakan Kapal Landing Craft Tank (LCT).

“Kapalnya sudah ada di Timika. Insya Allah satu atau dua hari ini kami pasok BBM ke dua kabupaten itu,” pungkas Anwar.

Diberitakan sebelumnya, KM Semangat Baru tenggelam di perairan Pulau Puriri, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Minggu (27/8/2023).

Kapal tenggelam setelah berlayar dari Poumako Timika tujuan Agats, Asmat.

Advertisements

Dari 6 ABK yang berada di kapal itu, 4 ABK ditemukan selamat pada Senin dini hari oleh KMP Kokonao.

Mereka ditemukan pukul 02.00 WIT saat terombang ambing di lautan menggunakan pelampung.

Advertisements

Sedangkan 2 ABK masih hilang.

Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika telah dikerahkan ke lokasi kejadian, namun hingga Senin petang korban belum ditemukan.

“Pencarian akan dilanjutkan Selasa besok,” kata Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y. Batlajery.

Advertisements

 

penulis : Aditra
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *