seputarpapua.com

Pesan Natal Pendeta Yoseph Untuk Umat di Nduga

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Tema Natal PGI-KWI 2020
Tema Natal PGI-KWI 2020

TIMIKA | Natal merupakan momentum berbagi kasih dan damai untuk semua umat di Dunia. Begitu pula yang dilakukan umat kristen di Kenyam, Ibukota Kabupaten Nduga, Papua.

Senin (1/12), Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jemaat Bethel-Nduga merayakan Ibadah Natal Jemaat dengan tema nasional, “Mereka akan Menamakan-Nya Imanuel” yang terambil dari ayat Alkitab, Matius 1:23.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di tahun ini Ibadah Natal harus dirayakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Hal itu pula membuat Persatuan Gereja-gereja Indonesia merilis gambar tema natal yang unik.

“Tahun ini kita rayakan natal berbeda. Kita harus sering mencuci tangan, kita tidak berpelukan bahkan tidak bersalaman. Artinya kita harus jaga jarak dengan sesama,” pesan Ketua Klasis GKI Nduga, Pendeta Yoseph Rumere di Ibadah Natal Jemaat.

Dikatakan Yoseph, hal ini memang sulit diterima masyarakat karena bertolak belakang dengan budaya orang Papua, khususnya di Nduga.

“Memang susah di sini diterapkan. Karena budaya kita di sini ya, berpelukan dan bersalaman itu tidak mungkin dihilangkan. Tapi di sisi lain kita harus mulai adaptasi hidup baru,” tegas Yoseph.

Meski demikian, menurutnya, warga di Nduga harus menjadi contoh yang baik bagi semua orang. Yakni bertindak bijak di tengah pandemi untuk tujuan menyelamatkan umat manusia.

“Di ibadah natal ini, saya berpesan agar di masa pandemi ini kita lebih dekat dengan Tuhan. Juga kita harus mengubah gaya hidup,” pesannya.

Berita Terkait
Baca Juga