Rumah Sakit Tipe D di Banti akan Dibangun Tahun ini

KUNJUNGAN | Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra saat mengunjungi Kampung Banti 2, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua beberapa waktu lalu. (Foto: Dok/Seputarpapua)
KUNJUNGAN | Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra saat mengunjungi Kampung Banti 2, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua beberapa waktu lalu. (Foto: Dok/Seputarpapua)

TIMIKA | Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2022 ini akan membangun Rumah Sakit Tipe D Pratama di Kampung Banti 2, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra mengatakan, pembangunan rumah sakit ini merupakan usulan Bupati Mimika pada 2018 kepada Kementerian Kesehatan, dan baru terelealisasi di tahun 2022 dengan anggaran sebesar Rp66 miliar.

“Kampung yang diusulkan untuk pembangunan Rumah Sakit Tipe D Pratama ini adalah Kampung Banti 2,” kata Reynold di MPCC YPMAK, Rabu (26/1/2022).

Alasan rumah sakit dibangun di Kampung Banti 2 karena menurut Reynold, di kampung tersebut dulunya ada rumah sakit yang dibangun Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro yang kini berganti nama  Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)).

Hanya saja, pada 2017 rumah sakit tersebut dibakar kelompok kriminal bersenjata.

Selain itu, rumah sakit ini akan menjadi penyangga dalam pelayanan kesehatan, dari beberapa kampung di wilayah Tembagapura, termasuk karyawan PT Freeport Indonesia dan keluarga yang tinggal di Banti.

“Untuk pelayanan kesehatan di Kampung Banti untuk saat ini dilayani oleh petugas Puskesmas dari Aroanop, yang setiap hari berkunjung ke kampung tersebut,” katanya.

Reynold menambahkan, rumah sakit ini akan dilengkapi dengan fasilitas, termasuk rawat inap dan lainnya.

Namun demikian, kapasitas kamar yang disediakan lebih sedikit dibandingkan dengan Rumah Sakit Tipe C (status RSUD Mimika). Dimana kapasitasnya hanya 30 ruangan, sesuai dengan indikator 1:1000 penduduk.

“Jadi jumlah tempat tidur lebih sedikit dibandingkan Tipe C RSUD Mimika. Sementara untuk tenaga kesehatan akan didistribusikan dan kemungkinan akan dioperasikan pada 2023 nanti. Ya mudah-mudahan tidak ada gangguan keamanan lagi,” terangnya.

reporter : Mujiono
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.