Terdampak Banjir, Ratusan Warga Rimba Jaya Merauke Diungsikan ke GOR

Warga Rimba Jaya di Penampungan GOR Hiad Sai Merauke. (Foto: Hendrik/Seputarpapua)
Warga Rimba Jaya di Penampungan GOR Hiad Sai Merauke. (Foto: Hendrik/Seputarpapua)

MERAUKE | Tercatat 270 warga yang tinggal di kompleks Jati-Jati RT 19/RW 02 Kelurahan Rimba Jaya, Distrik Merauke, Papua Selatan, diungsikan ke GOR Hiad Sai, lantaran rumah hunian terendam banjir.

Banjir yang merendam rumah hunian warga di sebagian wilayah kota Merauke ini, disebabkan hujan deras yang mengguyur sejak Rabu siang, 17 April 2024 hingga malam hari.

Kepala Distrik Merauke, Arnold Rudolf menjelaskan, warga yang berjumlah 270 orang itu diungsikan sementara ke tempat yang aman, yakni penampungan GOR Hiad Sai yang disediakan oleh Pemkab Merauke. Mereka rata-rata korban yang terdampak banjir akibat hujan deras sejak Rabu kemarin.

“Ya, karena rumahnya terendam, sehingga dibawa sementara ke GOR Hiad Sai. Semalam kami dari distrik, badan penanggulangan bencana dan dinas sosial bergerak ke lokasi sekaligus membawa 200-an warga ke GOR. Kondisi rumah mereka terendam dan tak bisa ditempati,” ungkap Rudolf kepada awak media, Kamis (18/4/2024).

Warga yang terdampak banjir, kata Rudolf, langsung ditangani baik setelah dievakuasi dengan mengurus kebutuhan makan dan lain-lain. Pihaknya belum bisa memastikan pemulangan warga ke rumahnya masing-masing, mengingat kondisi cuaca belum bersahabat.

“Kita lihat satu atau dua hari kedepan, setelah cuaca membaik, mereka akan dipulangkan ke rumah masing-masing,” ujarnya.

“Namun kita harus menunggu arahan serta petunjuk dari Bupati Merauke, Romanus Mbaraka atau Sekretaris Daerah (Sekda), Yeremias Paulus Ndiken terlebih dahulu terkait pemulangan mereka,” sambungnya.

Ketua RT 10/RW 02 Kelurahan Rimba Jaya Merauke, Urbanus Tanggipaimu menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan sikap tanggap Pemerintah Kabupaten Merauke dalam upaya penanggulangan bencana yang dialami warganya.

“Kami berterima kasih kepada Pemkab Merauke melalui jajarannya atas kepekaan dalam setiap bencana alam yang kami alami. Kami telah dibantu dan ditampung di sini sementara waktu, karena kami tidak bisa tinggal sambil menunggu air mengering,” ungkap Agus ketika ditemui awak media ini di GOR Hiad Sai, Kamis sore.

 

penulis : Hendrik Resi
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *