Tiba di Agats, Lima Bus Air Siap Dioperasikan, Berikut Tarifnya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BUS AIR | Salah satu bus air yang telah berada di sungai Agats usai diturunkan dari kapal kontener. (Foto: Fagi)
BUS AIR | Salah satu bus air yang telah berada di sungai Agats usai diturunkan dari kapal kontener. (Foto: Fagi)

ASMAT | Lima unit bus air bantuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, telah tiba di Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat, Papua, Rabu (18/11).

Kelima bus air itu diangkut menggunakan kapal kontener KM Victory 8.

Manager SDM dan Umum PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Merauke, Rosso Wijokongko mengatakan, pihaknya kini tengah menyiapkan segala administrasinya agar kelima bus air ini segera dapat beroperasi.

“Puji Tuhan lima bus air ini telah sampai di Kota Agats, dan akan disipakan segala admistrasi agar dipercepat beroperasi di perairan Kabupaten Asmat,” kata Rosso.

Rosso menjelaskan, bus air ini memiliki panjang 11 meter, lebar 3,1 meter dan tinggi 1,2 meter.

Setiap bus air ini memiliki dua mesin berkekuatan 100 PK, serta berkapasitas 17 penumpang.

“Lima bus air ini adalah bantuan Kemenhub RI, dan komitmen Pemda Asmat berkomunikasi untuk menghadirkan kelima bus air di Kabupaten Asmat,” ujar Rosso.

Baca Juga:

Bus air ini nantinya akan dikelola PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Merauke Cabang Agats, dan bekerjasama dengan Pemda Asmat melalui Dinas Perhubungan.

Harapanya, bus air ini dapat membantu pelayanan kepada masyarakat melalui jalur aktivitas laut.

Menurut Rosso, tidak dipungkiri bahwa 90 persen aktivitas masyarakat dari kampung ke Ibu Kota Agats, ataupun ke distrik lainnya melalui jalur laut.

Oleh sebab itu, ini salah satu bukti nyata dari pemerintah pusat bersama Pemda Asmat , demi memberi sentuhan pelayanan kepada masyarakat setempat.

Salah satunya, memudahkan masyarakat saat ingin berjualan hasil alam mereka dari kampung ke kota.

“Semoga kehadiran lima bus air ini memudahkan mereka untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” kata Rosso.

Sebelumnya pada September 2020, Kabid Angkutan Sungai dan Darat Dinas Perhubungan Asmat, Maichel N. Womsiwor menyampaikan rute kelima bus air.

Rute lima bus air nantinya beroperasi di Kabupaten Asmat yakni Agats – Ayam – Ketew, Warse – Amborep, Agats – yosakor, Agats – Jinak, dan Agats – Yufri – comor.

Sementara untuk tarif dalam sekali perjalanan per orang, yakni Agats – Ayam (33 mile) dewasa Rp90.000 dan bayi Rp13.000.

Ayam – Katew (20 mile) dewasa Rp88.000 dan bayi Rp13.000.

Agats – Warse (24 mile) dewasa Rp89.000 dan bayi Rp 12.000.

Warse – Amborep (30 mile) dewasa Rp90.000 dan bayi Rp 13.000.

Agats – Yosako (60 mile) dewasa Rp179.000 dan bayi Rp15.000.

Agats – Jinak (70 mile) dewasa Rp179.000 dan bayi Rp15.000.

Agats – Yufri (23 mile) dewasa Rp89.000 dan bayi Rp13.000.

Yufri – Comor (41 mile) dewasa Rp91.000 dan bayi Rp13.000.

“Untuk kelima bus air tersebut masih dioperasikan untuk kampung-kampung masyarakat yang berada dalam wilayah sungai,” kata Michel.

Menurut Michael, pihak PT ASDP belum menyangupi kelima bus air itu beroperasi di wilayah pantai Asmat.

Hal ini dikarenakan spek angkutan bus air ini hanya untuk di dalam sungai, dan tidak bisa berlayar berjam jam di lautan antara Agats – Pantai Kasuari – Safan.

“Mengingat depan Pantai Kasuari – Safan dangkal airnya, maupun kapasitas tanki BBM yang dimiliki oleh bus air tidak mampu untuk bertahan lama di laut,” jelasnya.

Meski demikian, kata Michael, Dishub Asmat akan berkomunikasi dengan PT ASDP untuk melakukan pengkajian, sehingga bus air ini dapat beroperasi di wilaya Pantai Kasuari.

“Sebelum target beroprasi di wilayah sana, akan dlakukan pengkajian. Salah satunya menyiapkan rambu-rambu lintas bus air atau sarana bantu navigasi pelayaran (SBNP),” ujarnya.

Kehadiran lima bus air ini diharapkan dapat beroperasi dengan lancar, sehingga dapat membantu masyarakat untuk beraktivitas.

 

Reporter: Fagi
Editor: Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Kaleidoskop Papua 2021   Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Kaleidoskop Papua 2021 Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Baca Juga