Tinjau Enam Lokasi Program YPMAK, Pembina: Perbaikan untuk Kemajuan

Tim Pembina YPMAK foto bersama usai meninjau pembangunan dapur roti di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), Timika, Papua pada Senin (13/6/2022). (Foto: Yonri/Seputarpapua)
Tim Pembina YPMAK foto bersama usai meninjau pembangunan dapur roti di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), Timika, Papua pada Senin (13/6/2022). (Foto: Yonri/Seputarpapua)

TIMIKA | Tim pembina Yayasan Pemberdayaan Amungme-Kamoro (YPMAK) melakukan peninjauan langsung di enam lokasi yang merupakan wilayah kerja pengelola dana kemitraan PTFI ini pada Senin (13/6/2022).

Enam lokasi ini yakni Pelabuhan YPMAK, Peternakan Babi YPMAK, Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), Tanah YPMAK di Jalan Poros SP 5, RS Mitra Masyarakat dan Asrama Salus Populi.

Di Pelabuhan YPMAK terdapat pembangunan sheet pile dari beton. Pembangunan ini sebesar 400 meter persegi yang kegunaannya untuk mencegah abrasi pantai di sekitar pelabuhan tersebut.

Sedangkan di Peternakan Babi YPMAK, terdapat kurang lebih 70 ekor babi yang diternak sebagai edukasi bagi masyarakat dan juga pengembangan ekonomi. Terdapat beberapa catatan dari pembina usai melihat peternakan tersebut, seperti penambahan pangan dan penambahan waktu pembersihan ternak agar kawanan ternak lebih berkualitas.

Usai dari Peternakan Babi YPMAK, pembina juga melihat pembangunan dapur roti di Sekolah Asrama Taruna Papua. Pembangunan dapur ini sekaligus menambah aset bangunan YPMAK yang ada di lingkungan sekolah yang terakreditasi unggul itu.

Pembina juga mengunjungi tanah seluas 200×300 milik YPMAK yang berada di Jalan poros SP 5 yang berhadapan dengan GOR Biliar Timika.

Di sana didapati tanah tersebut sudah menjalani setengah penimbunan. Pembinan hanya memberi catatan agar tanah tersebut dibuatkan papan nama yang menandakan bahwa tanah tersebut merupakan aset YPMAK. Hal ini agar tanah tersebut dapat terjaga sampai suatu saat dapat digunakan sebagai lokasi kantor baru.

Di RS Mitra Masyarakat, pembina melakukan peninjauan terhadap pengelolaan limbah rumah sakit. Di sana dijumpai mesin pencacah dan sterilisasi limbah medis sudah rusak dan menunggu perbaikan.

Kendala tersebut menyebabkan rumah sakit tidak dapat mengolah limbah medis secara maksimal. Padahal rumah sakit itu setiap harinya menghasilkan 160 kilogram limbah medis. Hal ini menjadi catatan penting bagi pembina dalam mendorong anggaran perbaikan mesin atau jika memungkinkan adanya pelibatan pihak ketiga sebagai pekerja limbah medis di waktu mendatang.

Di Asrama Salus Populi, pembina meninjau perbaikan asrama putera dan puteri yang saat ini tengah menjalani renovasi. Ada beberapa hal yang menjadi catatan pembina seperti kebersihan anak-anak asrama dan perawatan fasilitas.

Ketua Pembina YPMAK yang juga merupakan VP Community Development PTFI, Nathan Kum menjelaskan, kegiatan ini dimaksud agar timnya dapat melihat langsung kinerja YPMAK sebagai pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia serta melakukan evaluasi terhadap perbaikan di waktu mendatang.

Menurut Nathan, hal-hal yang menjadi catatan evaluasi akan menjadi pertimbangan bagi pembina dalam mendorong realisasi anggaran sesuai kebutuhan.

“Bagi kami, tidak masalah dengan biayanya. Yang penting itu kedepan semua dipertanggungjawabkan oleh mitra yang mengerjakan hal-hal ini,” kata Nathan.

Memang sejak bediri 3 tahun lalu, YPMAK terus berkomitmen untuk transparan dan bertanggungjawab mengelola dana kemitraan PTFI yang diperuntukan bagi Suku Amungme dan Komor serta tujuh suku kekerabatan lainnya.

Sehingga dengan minitoring ini, harapan Nathan, dapat menambah kepercayaan stakeholder atas kinerja YPMAK.

Anggota Pembina yang juga Ketua Lembaga Adat Masyarakat Kamoro, Gerry Okoare juga senada dengan Nathan.

Menurut Gerry, pemberian bantuan dan kerjasama kedepannya terhadap pihak ketiga akan diperketat dengan monitoring seperti saat ini.

“Biaya bukan soal. Yang penting program ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Gerry.

reporter : Yonri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.