Warga Bentrok di Timika, Palang Jalan Gunakan Kulkas

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Polisi membantu warga rapikan kulkas yang sebelumnya dipakai untuk palang jalan di depan Lapangan Jayanti Timika, Jumat (19/11/2021). Foto: Yonri Revolt/Seputarpapua

TIMIKA | Dua kelompok warga bertikai dengan saling lempar batu di depan Lapangan Jayanti, Jalan Yos Sudarso, Timika, Papua pada Jumat (19/11/2021) malam.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 22.00 WIT, saat itu sekelompok warga yang diduga mabuk melempar batu ke arah deretan kios di depan Lapangan Jayanti.

Warga yang tidak terima pun membalas lemparan itu dan lakukan pemalangan jalan menggunakan tiga buah kulkas bekas yang berasal dari salah satu bengkel.

“Itu kami bikin (palang jalan) supaya menarik perhatian. Biar polisi cepat datang,” kata Nazar, warga di lokasi kejadian kepada seputarpapua.com.

Meski sempat mengganggu arus lalu lintas setempat, bentrok tidak berlangsung lama. Anggota polisi dari Polres Mimika datang dan lakukan mediasi di antara kedua belah pihak untuk hentikan pertikaian.

Pukul 22.30 WIT, arus lalu lintas kembali normal dan kondisi di lokasi sudah kondusif. Polisi akhirnya mengetahui aksi pelemparan batu didasari oleh sengketa lahan usai mendatangi langsung para pihak yang bertikai.

Kanit Intelkam Polsek Mimika Baru, Ipda I Putu Dhyana yang berada di lokasi memimpin anggota kepolisian menenangkan warga yang memanas.

“Ini masalahnya karena sengketa lahan di Irigasi. Saat ini sudah kita arahkan semua pihak bertikai untuk ke Kantor Pelayanan Polres untuk lanjut mediasi,” terang Dhyana di lokasi kejadian.

Dijelaskan, dari peristiwa itu tidak terdapat korban luka-luka maupun kerugian materil. Namun diakui Dhyana, batu-batu yang dilempar oleh pihak bertikai itu menyasar masuk sampai ke dalam rumah-rumah warga sekitar.

Ditanya perihal pertikaian ini dipicu oleh minuman keras, Dhyana jelaskan bahwa hal tersebut bukanlah penyebab utamanya.

“Itu hanya ‘bumbu-bumbu’ saja. Karena (setelah) kita runut benang merahnya, itu karena kasus tanah,” pungkasnya.

Reporter: Yonri
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Kuala Kencana: Kota Sejuk yang Jadi Venue PON XX
Kuala Kencana: Kota Sejuk yang Jadi Venue PON XX
Nina Gusmita Pecahkan Rekor Nasional Balap Kursi Roda di Peparnas XVI
Nina Gusmita Pecahkan Rekor Nasional Balap Kursi Roda di Peparnas XVI
Boy Levinus Waroy, Anak Nelayan Raih Emas Para-Renang Peparnas XVI
Boy Levinus Waroy, Anak Nelayan Raih Emas Para-Renang Peparnas XVI
Baca Juga