YPMAK Berdayakan Ratusan Pengusaha UMKM Lokal Mimika, Wadir: Kita Bisa Berdaya Saing

Wadir Program dan Monev YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro menyerahkan simbol penyaluran program kredit kepada tujuh perwakilan masyarakat dalam Pembukaan Kegiatan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Usaha Pelaku UMKM 7 Suku, Rabu (20/7/2022). (Foto: Yonri/Seputarpapua)
Wadir Program dan Monev YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro menyerahkan simbol penyaluran program kredit kepada tujuh perwakilan masyarakat dalam Pembukaan Kegiatan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Usaha Pelaku UMKM 7 Suku, Rabu (20/7/2022). (Foto: Yonri/Seputarpapua)

TIMIKA | Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK), pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia menggelar pelatihan dan pembinaan kepada ratusan pelaku usaha mikro masyarakat tujuh suku di Mimika, Papua Tengah, Rabu (20/7/2022).

Tujuh suku yang dimaksud yakni Amungme, Kamoro, Moni, Dani, Damal, Ekari atau Mee dan Nduga.

Seperti dijelaskan Wadir Program dan Monev YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro, kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah agar mampu berdaya saing tinggi di Mimika.

Ihfa juga berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan minat dan motivasi pelaku usaha dalam berwirausaha dan melatih kemampuannya dalam Penerapan Manajemen Keuangan yang baik.

“Bapak-ibu yang hadir di sini, pelaku-pelaku ekonomi di Tanah Mimika, kamu juga harus bisa bersaing seperti saudara-saudara kamu dari Nusantara lainnya. Kenapa sekarang program YPMAK tidak lagi bagi-bagi uang? Minta maaf. Kalau bagi-bagi uang kita membentuk masyarakat menjadi tukang minta-minta. Ini yang kami tidak mau,” tegas Ihfa dalam sambutannya membuka acara tersebut.

Melalui pelatihan ini, harapan besar YPMAK, pengelolaan bisnis para pelaku UMKM dapat menghasilkan benefit yang cukup serta mapan. Sehingga pelaku UMKM dapat memenuhi persyaratan menjadi nasabah perbankan.

Saat ini YPMAK sudah bermitra dengan Bank BRI dalam hal penyaluran program kredit. Sehingga, usai mengikuti pelatihan tersebut, program kredit dapat segera terlaksana untuk merangsang minat usaha warga.

“Hal-hal kecil begini ini kita harus hargai. Kita ikuti. Saya percaya, bapak-ibu semua pasti bisa. Bisa sama seperti mereka. Yang penting mau dibentuk untuk disiplin, bertanggung jawab, dapat dipercaya. Ini modal utamanya,” pesan Ihfa.

 

reporter : Yonri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.