Guru Honor Mimika Pertanyakan Laporan Dugaan Penyelewengan Insentif

Guru Honor Mimika Pertanyakan Laporan Dugaan Penyelewengan Insentif
Alexander Rahawarin saat mendatangi Kantor Pelayanan Polres Mimika mengajukan 14 dokumen terjilid terkait pembayaran insentif guru honor pada Juli 2017 lalu

TIMIKA | Tenaga pendidik non PNS (guru honorer) di lingkungan Dispendasbud Mimika, Papua, mempertanyakan aduan terkait dugaan penyelewengan insentif mereka pada semester II (Januari-Juni) tahun 2017 kepada kepolisian setempat.

Ketua Solidaritas Guru se-Mimika, Alexander Rahawarin mengatakan, pihaknya telah mengajukan berkas (delik) aduan ke penyidik Polres Mimika pada 27 Juli 2017 menyusul insentif mereka tak kunjung dibayarkan oleh dinas terkait.

“Kami telah melaporkan hal ini kepada pihak Penyidik Polres Mimika pada 27 Juli 2017 namun belum ada langkah selanjutnya yang diambil pihak penyidik,” kata Alexander di Timika, Rabu (17/10).

Alexander meminta kepolisian terbuka dalam menangani dugaan kasus penyelewengan dana insentif atau tunjangan tambahan penghasilan (TTP) ratusan guru honorer Dispendasbud Mimika. Apalagi mengingat masalah pembayaran insentif guru telah terjadi berulang kali.

Menurutnya, alokasi insentif tersebut telah tercantum jelas dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) yang merujuk pada tahun anggaran 2016 mengingat APBD induk Mimika 2017 tidak mengalami perubahan lantaran ditetapkan dengan Peraturan Bupati (Perbup).

“Dalam DPA telah tercantum poin tentang TTP. Namun anehnya, dalam RKA (rencana kerja anggaran) berubah menjadi pembayaran honor guru Kontrak, ini sudah salah besar,” tuturnya.

Sebelumnya, Alexander Rahawarin mengajukan aduan dugaan tindak pidana penyelewengan dana insentif guru honor  ke Polres Mimika, disertai 14 dokumen terjilid terkait data pembayaran dana insentif guru honorer Dispendasbud Mimika.

“Kami mempaikan termasuk semua pernyataan Kadispendasbud Mimika (Jenni Usmani). Silakan dia nanti buktikan kebenaran pernyataannya di Polres,” kata Alexander ketika itu. (rum/SP)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *