2022, Dinkes Mimika Target Vaksin Sinovac untuk Anak Usia 6-11 Tahun

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua,Reynold Ubra. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua,Reynold Ubra. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua tahun 2022 ini, sedang mempersiapkan Vaksinasi Sinovac kepada anak usia 6-11 tahun dan juga Vaksinasi ketiga (Booster).

Kadis Kesehatan, Reynold Ubra menuturkan vaksinasi untuk anak sudah bisa dimulai hanya saja masih harus diintegrasikan karena pada triwulan pertama ada sasaran-sasaran pencegahan lainnya seperti vaksinasi dan vitamin A.

Namun kata Reynold yang terpenting dalam vaksinasi ini adalah bagaimana cara menggandeng tokoh-tokoh agama, masyarakat untuk membangun strategi komunikasi yang tepat.

“Kami sudah bekerjasama tetapi belum intensif dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama, termasuk influencer di Mimika untuk dapat membantu kampanye,” kata Reynold ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/1/2022).

Selain itu juga pihaknya harus menyatukan visi misi dan presepsi dengan dinas pendidikan, pihak sekolah, komite dan orang tua juga para siswa. Sekaligus pengawasan mengenai KIPI.

“Saya akan menata ini dalam satu minggu kedepan, jadi kami akan melakukan pertemuan soal metode vaksinasinya bagaimana dengan pihak sekolah, karena untuk tempat yang organisir kan sekolah, tapi nanti tetap akan kami petakan juga karena ada yang sistemnya di luar sekolah, seperti di asrama. Yang terpenting adalah keamanan dan reaksi imunitas tubuh setelah di vaksin,” jelasnya.

Menurutnya, strategi seperti itu harus dilaksanakan dahulu karena dilihat dengan kondisi saat ini masih banyak penolakan, meskipun saat ini kasus Covid-19 di Mimika sedang Zero.

Dijelaskan penolakan terjadi karena hingga saat ini masih ada yang tidak percaya.

“Itu hal yang wajar, malah menjadi tantangan bagi kami untuk lebih giat membuat sosialisasi vaksin,” katanya.

Mengenai berapa banyak yang akan diberikan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun pihaknya belum mendapatkan target pasti.

Sementara untuk cakupan Vaksinasi Mimika sudah mencapai 71 persen untuk vaksinasi dosis pertama, dan dosis kedua 56 persen, untuk dosis ketiga Reynold mengungkapkan masih sedikit namun akan terus digenjot.

“Mudah-mudahan (zero case) tetap bertahan, jadi kita akan lihat dalam dua minggu mendatang,” pungkasnya.

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Batt

reporter : Kristin Rejang
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.