Bupati Eltinus Ingatkan Peternak tidak Membakar dan Membuang Babi yang Mati

Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng. (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)
Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng. (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)

TIMIKA | Bupati Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Eltinus Omaleng, mengingatkan kepada masyarakat khususnya peternak untuk tidak membuang dan membakar hewan ternak babi yang mati akibat tidak wajar atau sakit.

Peringatan ini disampaikan Bupati berkaitan dengan penyakit ASF (African Swine Fever) yang menyerang hewan ternak babi sejak Januari 2024 dan telah menyebabkan kematian ratusan ekor babi di Mimika.

“Bakar tidak boleh, buang di air juga tidak boleh, harus dikubur,” tegas Eltinus yang ditemui di Kantor Klasis GKI Mimika, Senin (5/2/2024).

Seperti diberitakan sebelumnya, virus ini ditularkan dari babi yang sakit akibat terkena virus ASF, bahkan bisa juga dari manusia (peternak) yang hewan ternaknya mengalami sakit yang sama.

Karena itu, masyarakat khususnya peternak diimbau tidak memindahkan babi dari satu kandang ke kandang lainnya.

“Karena virus itu nanti menular ke babi yang lain yang masih sehat. Kalau untuk manusia aman,” ungkapnya.

Terkait ini, Pemerintah Kabupaten Mimika pun sudah menyiapkan kuburan khusus untuk babi yang mati akibat penyakit ASF.

“Kuburan jauh dari tempat masyarakat, jauh dari wilayah Timika,” kata Eltinus.

Untuk diketahui, sampai hari Minggu 4 Februari 2024, dilaporkan sebanyak 447 ekor babi di Kabupaten Mimika mati akibat terkena penyakit ASF.

penulis : Anya Fatma

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *