Dua Anak Dilaporkan Tenggelam di Pantai Paloong Holtekamp

Proses pencarian korban dua anak yang dilaporkan tenggelam di Pantai Paloong Holtekamp, Minggu (14/4/2024). (Foto: Dok Polsek Muara Tami)
Proses pencarian korban dua anak yang dilaporkan tenggelam di Pantai Paloong Holtekamp, Minggu (14/4/2024). (Foto: Dok Polsek Muara Tami)

TIMIKA | Dua anak laki-laki berusia 10 tahun dilaporkan tenggelam saat mandi di Pantai Palong Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Minggu sore (14/4/2024).

Kedua anak laki-laki berusia 10 tahun itu masing-masing bernama Rahel Kumara Adi Pramana dan Muhammad Zidan, mereka dilaporkan hilang tenggelam saat mandi di Pantai Paloong Holtekamp.

Kapolsek Muara Tami, AKP T.B. Silitonga mengatakan Tim SAR gabungan yang terdiri dari beberapa instansi terkait termasuk Basarnas dan Polair, masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pencarian bersama pihak keluarga.

“Sementara suasana pantai memang hari ini sangat ramai, sehingga kurangnya pengawasan dari pihak keluarga atau rombongan yang melakukan wisata pantai, sehingga hal itu terjadi,” kata Kapolsek.

Menurut keterangan saksi, Hari, sekitar pukul 15.00 WIT melihat kedua korban sedang berenang agak ke tengah pantai. Salah satu dari mereka sempat melambaikan tangan dan saksi mencoba untuk mendekatinya. Namun karena ombak cukup keras, keduanya sekejap tak dapat terlihat lagi akibat terseret arus.

Tak lama berselang, saksi kembali melihat salah satu korban dalam keadaan mengapung. Saksi mencoba melakukan pertolongan dengan mendekati, namun korban terseret lagi ombak lalu tenggelam hingga tak terlihat.

Bahkan, orang tua korban saat itu tidak mengetahui bahwa anaknya sudah tenggelam.

“Saat mencari anaknya barulah mereka sadari bahwa anak mereka yang telah dilaporkan tenggelam dan sedang dalam pencarian oleh Tim SAR di lokasi kejadian,” kata Kapolsek.

Pihak kepolisian beberapa waktu lalu telah memberikan imbauan untuk sementara waktu tidak melakukan wisata pantai, di karenakan arus ombak akhir-akhir ini cukup besar.

“Boleh lakukan wisata pantai, tapi tidak direkomendasikan untuk mandi, apalagi sampai ke bagian tengah, karena berbahaya, bisa seperti ini kejadiannya,” imbaunya.

penulis : Arifin Lolialang
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *