Gereja Katolik di Pedalaman Asmat Roboh Diterpa Angin Kencang

Kondisi Gereja Katolik di Distrik Kopai, Asmat yang roboh setelah diterpa angin kencang. (Foto: Ist)
Kondisi Gereja Katolik di Distrik Kopai, Asmat yang roboh setelah diterpa angin kencang. (Foto: Ist)

ASMAT | Gereja Katolik Stasi Hahare Paroki Hati Kudus Pirimapun Keuskupan Agats di Distrik Kopai, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, roboh diterpa angin kencang.

Musibah ini terjadi pada Jumat 15 Maret 2024, sekitar pukul 14.15 WIT.

Uskup Keuskupan Agats Mgr. Aloysius Murwito OFM membenarkan musibah robohnya gedung gereja tersebut.

Uskup sangat prihatin atas musibah itu. Menurutnya, gereja yang roboh itu umatnya adalah umat Katolik aktif.

“Saya telah mendapat informasih dari Romo melaui pesan WhatsApp. Tentunya saya ikut prihatin karena gedung gereja yang roboh itu berada di Kampung Hahare Distrik Kopai, dan umatnya adalah umat katolik aktif,” kata Uskup Aloysius kepada media ini, Sabtu (16/3/2024).

Menurut Uskup Aloysius, Gereja Katolik yang roboh itu terletak di daerah terpencil dan tidak mudah dijangkau. Pihak Keuskupan saat ini telah memikirkan agar ada fasilitas sementara agar umat bisa berkumpul untuk beribadah.

“Kejadian ini sangat memperhatinkan kami di tengah keterbatasan, sehingga bagaimana kita harus tergerak hati untuk cepat menangani tempat ibadah sementara atau kedepanya kita bisa membangun gedung gereja yang baru,” lata Uskup Aloysius.

Uskup Aloysius berharap adanya perhatian dari semua pihak untuk membantu agar Gereja Katolik itu dapat kembali bangun.

“Kami mengharapkan batuan sukarela dari masyarakat luas yang ada di Asmat dalam partisipasi gerakan solidaritas untuk mengumpulkan dana, sehingga kami sebagai induk dari komunitas Keuskupan Agats bisa menjadi penyalur melalui sumbangan sukarela,” pungkas Aloysius.

penulis : Elgo Wohel
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *