seputarpapua.com

Jenazah Udin, Pengojek yang Ditembak KKB Dipulangkan ke Kampung Halaman

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
EVAKUASI | Proses evakuasi jenazah almarhum Udin (41) korban penembakan di Kabupaten Puncak saat tiba di bandara Mozes Kilangin Timika, Kamis (15/4/2021). (Foto: Ist/Seputarpapua)
EVAKUASI | Proses evakuasi jenazah almarhum Udin (41) korban penembakan di Kabupaten Puncak saat tiba di bandara Mozes Kilangin Timika, Kamis (15/4/2021). (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Jenazah Udin (41) warga pasar Ilaga yang menjadi korban penembakan di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua pada Rabu 14 April 2021, Kamis (15/4/2021) pagi tadi telah di evakuasi dari Ilaga ke Timika.

Jenazah tiba di Timika sekitar pukul 09.26 WIT menggunakan pesawat SAS PK-FSG. Jenazah Udin didampingi istrinya Sabrina dan rekan pengojek motor, Muh Dwi Akbar Ilham.

Mereka kemudian dijemput rombongan dari organisasi Pallawa Siri’ Na Pace Timika. Selanjutnya jenazah langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD untuk ditangani.

Di kamar jenazah RSUD Mimika jenazah almarhum Udin di formalin oleh tim medis, kemudian dilanjutkan pengurusan oleh tim Pallawa mulai dengan mengafani hingga memasukkan jenazah ke dalam peti untuk persiapkan diberangkatkan.

“Kebetulan almarhum ini orang Barru, itu juga merupakan warga kami,” kata Ketua Pallawa, Abdurrahman, saat ditemui Seputarpapua.com dibandara Mozes Kilangin, Kamis siang.

Ia mengatakan, jenazah Udin selanjutnya akan diberangkatkan menggunakan maskapai Sriwijaya Air siang ini ke Makassar.

Nantinya setiba di Makassar jenazah akan dilanjutkan lagi ke kampung halamannya dengan menempuh perjalanan darat sejauh kurang lebih 100 km, tepatnya di Bujung Awo atau Bawo, Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.

“Dari Makassar ke tempatnya (kampung) almarhum itu jarak sekitar 100 km, setelah itu jenazah langsung dimakamkan,” kata Abdurrahman.

Dari Pemkab Puncak memberikan bantuan kepada istri korban berupa uang tunai senilai Rp50 juta yang diserahkan Asisten 1 Setda Kabupaten Puncak, Imanuel Kogoya yang ditambah akomodasi pesawat untuk proses evakuasi dari Ilaga ke Timika.

Selain itu, ada juga bantuan berupa uang tunai dari KKBM Ilaga dan IKT.

Sebelumnya, almarhum Udin ditembak diduga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Eromaga, Distrik Omukia pada Rabu, 14 April 2021.

Kasus penembakan Udin menambah panjang deretan kasus kriminalitas di Kabupaten Puncak yang dilakukan KKB.

Udin mengalami dua luka tembak pada bagian wajah dan bagian dada tembus hingga ke pinggang.

 

Reporter: Saldi
Editor: Aditra

Berita Terkait
Baca Juga