Jimmy Afaar Perkenalkan Batik Port Numbay di Italia

Jimmy Afaar Perkenalkan Batik Port Numbay di Italia
Jimmy Afaar mempromosikan batik motif burung cenderawasih di Milan, Itali (Foto: Dok Jimmy Afaar)

JAYAPURA | Jimmy Afaar memperkenalkan batik Port Numbay (Jayapura) hasik karyanya di Milan, Italia.

Jimmy mengaku ia difasilitasi Pemerintah Provinsi Papua memperkenalkan produk unggulan Papua di Italia pada tanggal 2-22 Oktober 2023.

“Buka saya saja yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Papua untuk ke Milan, Italia, tetapi ada pengrajin lainnya yakni pengrajin noken dan kopi dari UMKM Papua,”kata Jimmy di Jayapura, Kamis (9/11/2023).

Untuk difasilitasi pemerintah kata Jimmy, ada kriteria khusus yang harus dipenuhi, salah satunya sudah lama berkarya. Ia sendiri sudah 17 tahun berkarya.

Difasilitasi ke Italia kata dia, sebagai bentuk penghargaan dari Pemerintah Provinsi Papua kepada dirinya.

“(Batik) motif Port Numbay ini ada cerita-cerita tentang budaya didalamnya,”ujarnya.

Kata dia, batikPort Numbay yang dipromosikan di Milan, yaitu motif moncong perahu dari Kampung Tobati dan Enggros, motif cenderawasih, motif ikan, dan motif kerang.

“Itu maskot (moncong perahu) Port Numbay sejak 2005 dari mulai membuka batik Port Numbay, motif itu yang pertama dimunculkan,”katanya.

Maskot motif moncong perahu dikombinasikan dengan beberapa motif dari wilayah Papua seperti dari wilayah pegunungan Papua dan dari pesisir.

Motif yang disatukan itu menceritakan kebersamaan, kegotong royongan dan selalu dalam lindungan Tuhan.

“Mereka (daerah pesisir dan pegunungan Papua) selalu dalam lindungan Tuhan, jangan lupa Tuhan, kalau mereka lupa Tuhan berarti Tuhan akan mengambil semua yang sudah diberikan,”ujarnya.

Jimmy menyebut, saat ke Milan, ia membawa 40 potong kain dengan motif berbeda.

Advertisements

Tak hanya batik, menurut dia, para desain dunia di Itali mereka menyukai tarian khas Papua yang dibawakan oleh Sanggar Marising yang ikut dan mempromosikan tarian.

“Mereka suka dengan keunikan kostumnya, gerekannya, bunyian tifa sampai mereka juga ingin merasakan tabuan tifa,”katanya.

penulis : Musa
editor : Iba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *