Lomba Tenis Meja Berdaster Meriahkan Hari Guru Nasional di SMAN 2 Mimika

Suasana perlombaan tenis meja berdaster di SMAN 2 Mimika (Foto: Ist)
Suasana perlombaan tenis meja berdaster di SMAN 2 Mimika (Foto: Ist)

TIMIKA | Peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dilaksanakan dengan beragam cara.

Seperti di SMA Negeri 2 Mimika, para guru memeriahkan dengan melaksanakan lomba tenis berdaster dan ditutup dengan upacara bendera.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Mimika Victoria Lobya mengatakan, pihaknya sudah mulai mempersiapkan Hari Guru Nasional sejak satu minggu yang lalu.

“Kami adakan perlombaan tenis meja berdaster yang diikuti semua guru-guru. Kemudian anak-anak fokus berlatih drumband dan musik kulintang untuk ditampilkan pada upacara bendera,” kata Victoria kepada Seputarpapua.com ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (25/11/2022).

Pada puncaknya hari ini, mereka melaksanakan upacara bendera lapangan upacara SMAN 2 Mimika.

“Usai acara kami penyerahan hadiah lomba, kemudian juga kami beri penghargaan kepada para anak-anak anggota OSIS yang memang baru pelantikan untuk memberikan mereka semangat,” jelasnya.

Dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh para guru dan siswa ini, kata Victoria, menjadi ungkapan rasa persaudaraan dan memupuk kerjasama antar guru.

“Momen hari guru ini harapan kami kiranya kerjasama dan persaudaraan dan lebih giat dalam kegiatan, karena kami sedang fokus juga ada 11 eskul yang sedang digalakan mulai dari olahraga, sains hingga kesenian,” ujarnya.

Ia juga berharap, dengan kehadiran guru di Mimika bisa menciptakan pendidikan yang terbaik, dan anak-anak mampu bersaing dalam ilmu pengetahuan berteknologi.

“Supaya anak-anak bisa terus mengembangkan bakat, talenta dan pengetahuan mereka yang nantinya menjadi bekal bagi mereka di kemudian hari,” ujarnya.

Mengenai kurikulum merdeka belajar, saat ini di SMAN 2 belum diterapkan, namun dari segi kesiapan, pihaknya mengaku SDM telah siap untuk menjalankan kurikulum tersebut.

“Sempat kami daftar untuk terapkan merdeka belajar tapi kami terlambat, tapi kami saat ini terus belajar untuk menyesuaikan kurikulum merdeka belajar sehingga nanti saat kami mendaftar sudah bisa kami terapkan, dan di sekolah kami juga sudah ada satu guru yang siap menjadi guru penggerak merdeka belajar dan telah lulus tingkat kabupaten sehingga kami saling berbagi tinggal nanti penerapannya saja,” pungkasnya.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Kristin Rejang
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.