Martha Manuhutu, Warga ‘Nonis’ di Mimika Sembilan Tahun Jualan Takjil

Martha Manuhutu berjualan takjil di lapaknya di Jalan Budi Utomo (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
Martha Manuhutu berjualan takjil di lapaknya di Jalan Budi Utomo (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Bulan Ramadan menjadi berkah tidak hanya untuk umat Islam, tetapi juga untuk umat Nasrani atau yang kini terkenal dengan sebutan Nonis (non Islam).

Salah satu warga Nonis di Mimika, Papua Tengah, Martha Manuhutu sudah berjualan takjil sejak sembilan tahun terakhir setiap bulan puasa.

“Saya sudah sekitar sembilan tahun jualan takjil disini,” kata Martha saat diwawancara di lapaknya di Jalan Budi Utomo, Selasa (19/3/2024).

Martha berjualan takjil di Jalan Budi Utomo depan Senyum 5000 tepat di depan deretan ruko penjualan handphone. Selama ini, Martha berjualan di area ini, meskipun terus berpindah dari jalur kiri, ke jalur kanan.

Ibu dua orang anak ini sehari-hari berjualan dibantu suami dan anaknya mulai pukul 2 siang.

Jualan yang dijajakan ini ada yang dibuat sendiri, ada juga yang titipan orang. Berbagai takjil tersedia di lemari kaca berukuran satu meter, ada kue lapis, panada, donat, bubur kacang hijau, kolak, bubur ketan dan beragam es yang tentu paling dicari untuk berbuka puasa.

“Yang ini saya buat di rumah, anak perempuan ini dengan suami yang bantu. Kita tiga saja bikin semua, baru kita jual,” ungkapnya.

Sedangkan, takjil yang dititip untuk dijual ini ada pisang goreng, risoles, jalangkote bakwan dan berbagai gorengan lain.

“Saya jualan takjil di bulan puasa ini karena pasti lebih rame. Dan pendapatannya juga lumayan,” ungkap Martha.

Ia mengungkapkan, dalam satu hari Ia bisa mendapatkan omset sampai Rp3,6 juta jika semua jualannya habis terjual. “Rata-rata itu dapat tiga juta. Kadang habis kadang juga ada sisa,” katanya.

Selain bulan Ramadan, Martha sehari-hari memang berjualan berbagai kue secara online.

penulis : Anya Fatma
editor : Felix

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *