Meski Cabor Baru, Kickboxing Papua Ingin Berprestasi di Pra-PON

Tim pelatih saat mendata atlet kickboxing Papua. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Tim pelatih saat mendata atlet kickboxing Papua. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Cabang olahraga Kickboxing Papua mulai menatap keikutsertaan mereka pada babak pra kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2023 ini. Meski menjadi Cabor baru, olahraga beladiri ini tetap mengusung target lolos, pasalnya diyakini para atletnya mampu menorehkan prestasi.

Asisten pelatih kickboxing Papua, Rahmat Renwarin mengatakan usai menjadi bagian masuk di KONI Papua sebagai Cabor baru, para atletnya tetap dipersiapkan dengan menjalani latihan secara mandiri.

“Jadi kalau kita (Kickboxing) ada beberapa atlet di pulau Jawa tepatnya di Jawa timur, kebetulan mereka ini latihan di klub mereka masing-masing, begitu juga atlet kita di Papua, mereka sedang latihan mandiri,” kata Rahmat Renwarin kepada wartawan olahraga di Jayapura, Senin (17/4/2023).

Advertisements

Pria yang akrab di sapa Yapa ini mengungkapkan para atletnya sudah dipersiapkan cukup lama dengan mengikuti berbagai kejuaraan lokal.

“Jadi untuk pra-PON, ada sekitar 8 atlet latihan mandiri di sana, ada beberapa kejuaraan mereka sudah ikut dan sudah hampir setahun latihan di sana. Dalam dua bulan ada sekitar 8 kejuaraan lokal mereka ikut dan mendapatkan hasil yang baik, bahkan ada 2 atlet masuk seleksi nasional,” ungkap Yapa.

Yapa yang adalah mantan atlet wushu dan petinju ini memiliki karir mentereng tetap optimis atlet yang dibinanya mampu mempersembahkan prestasi terbaik, bahkan bisa lolos ke PON XXI Aceh-Sumatera Utara tahun 2024 mendatang.

Dimana saat ini, ia sedang berupaya memoles atlet menjadi yang terbaik, pasalnya berdasarkan kouta atlet diberikan 20 atlet putra-putri yang akan bertanding pada pra-PON dibulan Juni 2023.

“Atlet-atlet kita di Jayapura kembali ke klub masing-masing sambil menunggu petunjuk dari KONI Papua untuk kita persiapan TC terpusat. Dan sesuai kouta pada pra PON itu adalah putri 10 dan putra 10 atlet, kita semuanya tunggu KONI, jadi atlet ini kita tidak liburkan tetap latihan,” tuturnya.

Dikatakan, pihaknya sudah musyawarah, tetap akan ikut dalam pra-PON nanti karena masa kepengurusan masih aktif jadi pra PON bulan Juni di Solo, Jawa Tengah untuk cabor beladiri.

“Kickboxing tetap prioritas ikut pra PON dan kami yakin untuk tetap berprestasi meski Cabor baru karena kalau atlet masuk final saja itu sudah kantongi tiket lolos ke PON XXI Aceh-Sumut,” pungkasnya.

Advertisements

Diketahui sebelumnya kickboxing masuk dalam Cabor eksebisi yang dipertandingkan pada PON XX tahun 2021 Papua, September lalu. Kala itu, tercatat 104 atlet kickboxing dari 17 provinsi bersaing memperebutkan 7 medali emas pada penampilan perdana di pesta olahraga akbar nasional empat tahunan. Dimana gelar juara umum sukses diraih wakil tim kickboxing Jawa Tengah dengan 3 medali emas dan 2 medali perunggu.

penulis : Vidi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan