Papua Football Academy Rampungkan 30 Anak Sepakbola Terbaik

Anak-anak Papua dalam ajang PFA Cari Bakat 2023. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Anak-anak Papua dalam ajang PFA Cari Bakat 2023. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Papua Football Academy (PFA) mencari bakat anak-anak Papua dalam bermain sepakbola sudah menyelesaikan tahapan seleksi final yang mengerucut hingga 30 anak, berlangsung selama empat hari di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Kamis (22/6/2023).

Direktur PFA, Wolfgang Pikal mengatakan, sebelum 30 anak ini masuk dalam markas PFA di Mimika Sport Complex (MSC) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, mereka akan menunggu lagi hasil tes kesehatan oleh tim teknis.

“Sebenarnya kita target positif dapat berapa anak yang punya bakat sangat bagus, dan sekarang untuk tim teknis telah mengambil keputusan menentukan 30 anak terbaik, tapi masih tunggu hasil dari medical check dan hasil tes psikologi, itu bukan kriteria utama, tapi kita harus pertimbangan aspek itu juga,” kata Pikal kepada awak media di Kota Jayapura.

Hasil medical check up 30 anak tersebut akan memakan waktu selama dua minggu lamanya. “Kurang lebih kita akan menentukan hasilnya dalam dua minggu ke depan. Kalau tes kesehatan sudah selesai, cuma yang tes psikologi itu harus dianalisis lagi data yang didapat dan memakan waktu hingga dua minggu, agak lama memang,” ujarnya.

Sementara Kepala Pelatih PFA, Ardiles Rumbiak mengatakan, cari bakat PFA merupakan langkah awal dalam melihat sejauh mana perkembangan pembinaan sepakbola usia dini di Papua.

“Untuk secara keseluruhan saya sangat senang ini merupakan langkah awal dan hal seperti ini yang harus kita lakukan di Papua. Kita harus banyak melihat dari usia pembinaan, tetapi bukan di satu tempat saja, untuk itu PFA ini merupakan program yang sangat baik, karena kita bisa melihat di seluruh kabupaten punya kesempatan melihat bakat potensi yang luar biasa dari anak-anak ini,” kata Ardiles.

Ia menambahkan, setelah dirampungkan proses cari bakat 30 anak yang dinyatakan lolos direncanakan masuk camp PFA pemain kelahiran 2009 lebih dahulu.

“Mungkin bisa diakhiri Juli atau Agustus, kita masih menunggu hasil psikologi karena sedikit lama. Tinggal kita sinkronkan, kira-kira teknis di lapangan menjadi pertimbangan juga untuk kesehatan dan ortopedi, serta dari sisi psikologi itu yang menjadi poin-poin utama untuk kita bisa memilih anak-anak masuk di PFA nantinya,” tandasnya.

Sebelum memasuki seleksi final, tim pelatih dan staf Papua Football Academy telah menggelar PFA Cari Bakat 2023 di 7 lokasi dari 8 kota dan kabupaten di 3 provinsi, yakni Provinsi Papua, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Dipimpin Direktur Akademi, Coach Wolfgang Pikal dan Pelatih Kepala PFA, Coach Ardiles Rumbiak, pencarian bakat sepakbola putra Papua di Mimika, Nabire, Jayapura, Merauke, Waropen, Serui, Biak Numfor dan Papua Barat selama Mei dan Juni 2023 diikuti 1.445 peserta.

 

penulis : Vidi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *