Pembangunan Venue APBN dan APBD PON dan Peparnas Papua Capai Rp3,5 Triliun

Pelaksana tugas Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alexander Kapisa. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Pelaksana tugas Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alexander Kapisa. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Pelaksana tugas Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alexander Kapisa mengungkapkan ada 7 venue yang dibangun dengan dukungan anggaran APBN senilai Rp1.084.601.375.000.

ke-7 venue itu yakni Istora Papua Bangkit, Aquatik Papua Bangkit, Hockey Outdoor & Indoor, Cricket Doyo Baru berasal dari APBN multi years (Inpres 10 tahun 2017), Panahan, Sepatu Roda, Dayung berasal dari APBN 2022 (Inpres 1 tahun 2020).

Sedangkan ada 13 venue yang dibangun dengan dukungan APBD Provinsi senilai Rp2.512.121.912.970. ke-13 venue tersebut yakni Stadion Utama Lukas Enembe (APBD 2017-2019), Lapangan Menembak Indoor & Outdoor (APBD 2019), GOR STT GIDI (APBD 2019), Lapangan Softball/Baseball AURI & Uncen (APBD 2019), GOR Cenderawasih (APBD 2019), GOR Voli Koya Koso (APBD 2019), Lapangan Tenis Walikota Jayapura (APBD 2019), GOR Trikora (APBD 2019), GOR Futsal Mimika (APBD 2019), Lapangan Bola Katalpal Merauke (APBD 2019-2020), Lapangan Mandala Jayapura (APBD 2019-2020), Yellow Pole, Pagar Padding & Padding Lapangan Softball/Baseball Uncen (APBD 2021), dan Rugby (APBD 2021).

“Venue yang dibangun APBN yang kemarin sudah digunakan untuk PON dan Peparnas sudah diserahkan ke Pemerintah Papua sejak 3 minggu lalu di Jakarta. Itu semua asset yg dibangun PUPR sudah diserahkan, termasuk 7 venue ini sudah dibawah otoritas dan tercatat sebagai asset pemerintah,” kata Alexander Kapisa, Senin (25/4/2022).

Lanjut Alex, biaya perawatan dan pemeliharaan venue eks PON dan Peparnas sangat besar.

“Pemerintah daerah melalui Disorda akan mengelola dan menyerahkan kepada pihak penerima akhir. Kita lihat saja untuk venue APBD dan APBN saja kalau digabung ada Rp3.5 triliun yang dikelola dinas itu sangat besar terhadap biaya pemeliharaan dan perawatannya,” ujarnya.

“Venue-venue ini yang dibangun APBD dan APBN, puji Tuhan semua diselesaikan dengan baik dan dari sisi administrasi sudah di audit 3 tahun terakhir dan semuanya sesuai aturan dan ketentuan. Ini murni venue dibangun APBD provinsi,” tandasnya.

reporter : Vidi
editor : Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.