Pemerintah Selandia Baru Datangi Papua Tengah Pertanyakan Pencarian Pilot Susi Air

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa. (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)
Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa. (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)

TIMIKA | Wakil Duta Besar (Dubes) Selandia Baru, Brendan Stanbury, berkunjung ke Kabupaten Mimika, Papua Tengah guna mencari tahu perkembangan pencarian pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Wakil Dubes Selandia Baru Brendan Stanbury didampingi stafnya Patrick Fitzgibbon dan Alexander McSporran.

Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, membenarkan soal kedatangan Wakil Dubes Selandia Baru ke Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

“(Kedatangan) mereka (Dubes Selandia Baru) untuk mencari tahu langkah-langkah apa yang telah dilakukan Polri, termasuk TNI yang juga ikut terlibat (pencarian pilot Susi Air, red),” kata Pangdam di Timika, Senin (13/2/2023).

Pangdam mengatakan, pihaknya sudah memberikan penjelasan secara terbuka kepada Dubes Selandia Baru.

Yangmana upaya dilakukan Pemerintah Indonesia saat ini adalah melakukan penegakan hukum oleh Kepolisian, dan TNI berfungsi membantu Polri melakukan penindakan hukum tersebut.

“Kita membantu kepolisian,” ujar Pangdam.

Pasca pembakaran pesawat Susi Air PK-BVY oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya pada Selasa, 7 Februari 2023, upaya pencarian dan penyelamatan terhadap pilot Philip Mark Mehrtens terus dilakukan aparat gabungan TNI-Polri. Namun hingga kini sudah hari keenam, Mehrtens belum juga ditemukan.

Bahkan, aparat TNI-Polri telah menyatakan belum mengetahui pasti apakah Mehrtens disandera KKB atau menyelamatkan diri sendiri ke dalam hutan, atau juga diselamatkan oleh masyarakat.

 

penulis : Saldi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *