Tabrak Banyak Kendaraan di Malam Minggu, Polisi: Awalnya Karena Ban Serep

Supir berinisial S diamuk massa di Perumahan Griya Anggrek, Timika pada Sabtu malam. Supir diduga lakukan tabrak lari di sejumlah jalan di Timika. (Foto: Yonri/Seputarpapua)
Supir berinisial S diamuk massa di Perumahan Griya Anggrek, Timika pada Sabtu malam. Supir diduga lakukan tabrak lari di sejumlah jalan di Timika. (Foto: Yonri/Seputarpapua)

TIMIKA | Kepolisian Resor Mimika melakukan penahanan atas VS, seorang pengemudi mini truk (pick up) yang diduga lakukan tabrak lari di Timika, Papua pada Sabtu (25/6/2022) malam.

Kasatlantas Polres Mimika, Iptu Devrizal menerangkan, kejadian itu bermula saat ban mobil milik VS lepas dari bawah bak mobilnya yang akibatkan sejumlah kendaraan di belakangnya pun alami kecelakaan.

“Itu awalnya karena kendaraannya itu belum diuji (kelayakannya) ya. Jadi ban serep yang ada di bawah bak mobil itu copot. Akibatkan kendaraan lain di belakangnya terjatuh,” ungkap Devrizal yang ditemui di sekitaran Eks Pasar Sentral Timika, Selasa (28/6/2022).

Dijelaskan Devrizal, usai ban serep terjatuh, pengemudi merasa ketakutan dan berusaha kabur dari massa yang berada di lokasi.

Akibatnya, mobil yang dikendarai VS pun melaju dengan kencang hingga menyenggol mobil dan sepeda motor di Jalan Yos Sudarso.

“Dia melaju dengan kencang, menabrak kendaraan-kendaraan hingga kendaraan itu terdorong. Akibatnya body kendaraan itu alami kerusakan,” kata Devrizal.

Akibat ini, VS pun ketakutan dan semakin melarikan diri hingga menemui jalan buntu di Perumahan Griya Anggrek. VS pun sempat diamuk massa yang geram dengan tindakannya itu.

Beruntung aparat kepolisian dari Polsek Mimika Baru tiba di lokasi dan mengamankan situasi hingga kondusif.

Dijelaskan Kasatlantas, akibat ulah VS tidak terdapat korban luka. Hanya saja VS harus mengganti kerugian materil berupa kendaraan yang rusak.

Hingga saat ini terdapat 2 kendaraan roda empat dan satu kendaraan roda dua yang melaporkan diri sebagai korban dalam insiden tersebut.

Polisi juga masih menahan VS beserta barang bukti hingga proses mediasi antara pelaku dan korban usai.

Akibat peristiwa ini, Kasatlantas mengimbau warga Mimika agar mengedepankan kehati-hatian dan kepedulian terhadap sesama bila alami kejadian serupa.

“Jika hadapi peristiwa semacam ini, paling utama menolong korban bawa ke rumah sakit. Lalu melaporkan diri ke pihak kepolisian,” imbau Devrizal.

 

reporter : Yonri
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.