Umat Kristiani di Mimika Ikut Perayaan Paskah Oikumene

SUASANA | Suasana ibadah paskah oikumene di Timika, Senin (18/4/2022). (Foto: Kristin Rejang/Sepitarpapua)
SUASANA | Suasana ibadah paskah oikumene di Timika, Senin (18/4/2022). (Foto: Kristin Rejang/Sepitarpapua)

TIMIKA | Umat kristiani mengikuti Perayaan Paskah Oikumene Persekutuan Gereja-Gereja di Mimika yang dilaksanakan di Gereja Kingmi Marthen Luther Mile 32, Senin (18/4/2022).

Perayaan Paskah Oikumene yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemda) ini mengangkat tema ‘Tak Terpisahkan Dari Kasih Allah’ dan sub tema ‘Melalui Perayaan Paskah Oikumene 2022 Pemda, TNI/Polri, bersama Gereja dan Masyarakat Berkomitmen Menciptakan Kabupaten Mimika yang Cerdas, Aman, Damai dan Sejahtera’.

Ibadah perayaan paskah ini diisi dengan berbagai puji-pujian hingga fragmen.

Firman Tuhan dibawakan oleh Pdt. Alwi Muabuay. Dalam Firman-Nya dikatakan Yesus bangkit untuk menyelamatkan umat manusia.

“Sesibuk apapun kita, meskipun hebat, akhir cerita tetap cari Tuhan,” katanya.

Dalam ibadah tersebut, pendeta membawakan firman yang diambil dari Roma 8:38-39 yang bunyinya ‘Sebab aku yakin bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat- malaikat maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang. Atau kuasa-kuasa baik yang ada diatas maupun yang dibawah ataupun sesuatu makhluk lain tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah yang ada didalam kristus Yesus , Tuhan Kita.

“Kita tidak bisa terpisahkan dari Tuhan. Sekalipun kita sedang mengalami sakit penyakit. Kalau kita dalam kasih Tuhan masalah akan pergi,” ujarnya.

Ia pun mengajak semua umat jika menghadapi Masalah kembali kepada Allah.

“Jangan bawa ke medsos, medsos tidak selesaikan masalah. Kalaupun kita ada masalah, jika pulang ke rumah jangan membawa masalah ke rumah,” serunya.

Kata Pendeta Alwi, sesuai dengan sub tema yang diusung dalam Paskah Oikumene, yakni berkomitmen menciptakan Kabupaten Mimika yang Cerdas, Aman, Damai dan Sejahtera.

“Pasti itu akan terjadi yang penting kita komitmen kasih Allah ada di tempat ini, ada di kota ini, semua akan terjadi karena Tuhan adalah pembawa damai. Mari kita selalu mendekatkan diri dengan Tuhan supaya Tuhan menjadi penolong kepada kita,” pungkasnya

reporter : Kristin Rejang
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.