DPRD Ancam Tidak Bahas Anggaran Pendidikan di APBD 2018

DPRD Ancam Tidak Bahas Anggaran  Pendidikan di APBD 2018
PERTEMUAN - Pertemuan dengan perwakilan guru honorer di Ruang Serbaguna DPRD Mimika (Anya/SP)

TIMIKA | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika mengancam tidak akan membahas anggaran untuk pendidikan di APBD induk tahun 2018 mendatang. Hal ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Mimika Nurman Karupukaro dalam pembahasan masalah insentif ribuan guru honor yang hingga saat ini belum terbayar.

Nurman juga meminta agar dana insentif yang seharusnya dibayar kepada ribuan guru honor tersebut bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Kabupaten Mimika sebelum bulan Oktober berakhir.

 

“Kalau ini tidak selesai, kita (DPRD,Red) tidak akan bahas anggaran untuk pendidikan di APBD 2018,” tegas Nurman saat melakukan pertemuan dengan perwakilan guru honorer di Ruang Serbaguna DPRD Mimika, Selasa (24/10/2017).

 

Menurut Nurman, permasalahan pembayaran insentif guru honor ini dinilai sudah terlalu lama. Tidak hanya itu, Nurman juga menuturkan regulasi dalam permasalahan ini ada yang benar-benar mengikuti ketentuan dari undang-undang dan ada juga yang dibuat sendiri oleh Dispendasbud dalam hal ini Kepala Dinas.

 

“Untuk merekrut tenaga kontrak dan sebagainya itu harus melalui mekanisme yang berlaku dan tidak serta merta dengan nota tugas. Saya pikir itu salah mestinya kita kembalikan ke SK Bupati saja,” jelasnya.

 

Sementara pada saat rapat berlangsung, perwakilan guru honorer mengadukan bahwa ada guru honorer di SMA Sentra Pendidikan yang diberhentikan secara sepihak oleh Dispendasbud.

 

“Dinas pendidika tidak punya wewenang untuk berhentikan guru-guru honor tingkat SMA dan di Sentra pendidikan itu berdasarkan strukturisasi yang mengelola itu direktur,” tambah Nurman.

 

Pembahasan yang difasilitasi oleh DPRD Mimika tersebut dihadiri oleh Asisten IV Sekretariat Daerah (Setda) Mimika Alfred Douw, Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Jeni Usmany, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Marten Malissa dan beberapa perwakilan guru honorer. (Nft/SP)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *