Mimika Catat Sejarah, Pelaksanaan Pemilu 2019 Berjalan Damai dan Sejuk

Senin, 29 Apr 2019 16:57 WIT
Foto bersama usai pelaksanaan Doa Bersama. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Kepolisian Resor Mimika, Papua menggelar tatap muka dan doa bersama lintas agama pasca Pemilu 2019 yang berlangsung aman, damai, dan sejuk di daerah itu.


Para pimpinan partai politik, penyelenggara pemilu, tokoh masyarakat/agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta jajaran Forkopimda hadir dalam kegiatan tersebut yang digelar, di Hotel Cenderawasih, Senin (29/4). 


Ketua DPRD Mimika Elminus B Mom dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan pemilu 2019 yang berlangsung dalam suasana damai merupakan sejarah baru dalam pesta demokrasi di Mimika. 


Pernyataan Elminus berkaca pada Pemilu Legislatif 2014 lalu yang diwarnai berbagai persoalan cukup berkepanjangan. Terakhir, Pilkada 2018 juga diwarnai serangkaian unjuk rasa dan upaya pengerahan massa. 


"Pemilu 2019 ini menjadi sejarah yang baru terjadi. Karena dulu itu mulai dari kampung, distrik, kabupaten, selalu bermasalah," kata Elminus yang disambut applause para hadirin.

 

alt text


Menurut Elminus, kesuksesan pemilu ini tak terlepas dari kerja keras semua pihak, terutama penyelenggara pemilu yang didukung aparat keamanan Polri dan TNI. 


"Saya minta bapak kapolres, dandim, tetap jaga situasi dan keamanan sampai semua proses pemilu ini benar-benar selesai (sampai rekapitulasi tingkat kabupaten)," imbuhnya. 


Di samping itu, Elminus mengapresiasi seluruh lapisan masyarakat dan para pihak peserta pemilu, yang hingga kini tetap menjaga berjalannya proses pesta demokrasi tanpa intervensi pihak manapun. 


"Kita di Mimika semua coblos, tidak ada yang bungkus (sistem noken). Tidak ada lagi intervensi, tidak ada lagi bisik-bisik, ini benar-benar sebuah kemajuan yang luar biasa," kata dia. 


Ketua FKUB Mimika Ignatius Roberth Adii mengapresiasi aparat keamanan yang tak kenal lelah mengawal berbagai tahapan pemilu, sehingga akhirnya masyarakat Mimika dapat menyalurkan hak suaranya dalam situasi yang kondusif. 


"Terutama apresiasi kepada Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto dan jajarannya yang selalu siap merespon berbagai hal, selalu siap dihubungi kapanpun. Ini luar biasa," tutur Adii.


Ketua KPU Kabupaten Mimika Indra Ebang Ola meyakinkan bahwa pihaknya selaku penyelenggara akan terus bekerja secara independen melaksanakan seluruh tahapan pemilu tanpa kepentingan apapun. 


"Prinsip kemandirian, netralitas, dan integritas sampai hari ini menjadi bingkai yang melindungi setiap proses dan pergerakan teman-teman penyelenggara, mulai dari tingkat komisioner sampai pada penyelenggara paling bawah," katanya.


Meski begitu, Indra menyadari bahwa sebagai manusia biasa tentu saja masih ada beberapa kekurangan sebagai koreksi, yang terjadi mulai dari proses pemungutan suara hingga rekapitulasi tingkat distrik saat ini. 


"Tetapi berikan kepercayaan sepenuhnya terhadap pilihan masyarakat. Sehingga hasil yang akan ditetapkan nanti dapat diterima dengan hati yang dingin. Karena keputusan nanti adalah sesuai keputusan masyarakat berdasarkan pilihan mereka," kata dia. 


Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto mengatakan, kegiatan doa bersama ini merupakan yang ke 10 kalinya digelar sebelum dan sesudah Pemilu serentak 2019 di Mimika.


"Alhamdulillah sampai saat ini semua berjalan kondusif, tidak ada hal-hal yang menonjol. Walaupun ada sedikit gejolak, komplin dari masyarakat, itu adalah dinamika dalam kehidulan berdemokrasi," katanya. 


Ia mengakui, KPU dan Bawaslu di Mimika selaku lembaga independen, keduanya memiliki komitmen yang sangat tinggi dalam menyelenggarakan pemilu secara jujur, adil dan bermartabat. 


"Bawaslu selaku kontrol sistem terlaksana dengan baik, kemudian peserta pemilu juga melaksanakan pemilu taat asas dan taat aturan," tutur Marlianto.


Marlianto berharap, terwujudnya pemilu damai di Mimika dapat menjadi pilot project bagi kabupaten lainnya. 


"Serangkain proses yang sudah terlaksana, itu sifatnya kerja keras semua pihak. Namun pada akhirnya semua itu Tuhan yang menentukan, sehingga kesempatan ini kami memohon kepada FKUB untuk bisa membimbing kita semua dalam doa bersama agar semua tetap berjalan secara aman, damai dan sejuk," imbuhnya. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan