Alat Rapid Test Habis, Ini Penjelasan Kepala Puskesmas Timika

RAPID TEST | Seorang warga yang terjaring PSDD di pertigaan Jalan Cenderawasih - Budi Utomo saat di-rapid test antibodi oleh petugas medis. (Foto: Sevianto/SP)
Ilustrasi Rapid Test

TIMIKA | Alat pemeriksaan cepat antibodi atau rapid test di Puskesmas Timika, Jalan Trikora, Distrik Mimika Baru, Timika, Papua habis.

Hal ini terlihat dari surat pemberitahuan Kepala Puskesmas Timika dr. Moses Untung tertanggal (22/10) yang intinya menyatakan tidak lagi melayani pemeriksaan cepat antibodi karena alat tersebut habis.

dr Moses menjelaskan, pemberitahuan itu dibuat untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa alat rapid memang sedang tidak tersedia di puskesmas.

“Kita memberikan kepastian kepada masyarakat karena kemarin ada yang datang dan kita tidak memberi pengumuman itu sehingga mereka marah-marah di puskesmas,” katanya di Timika, Kamis.

Ia menceritakan, sehari sebelumnya, sejumlah masyarakat datang ingin melakukan rapid test dan marah-marah. Hal ini membuat pihaknya terpaksa melayani dengan menggunakan sekitar 40 alat rapid test yang disiapkan untuk pelaku perjalanan dalam pemantauan.

“Hari ini kami tidak melayani rapid test karena stok rapid test yang tersedia hanya untuk pemantauan pelaku perjalanan yang hasil rapid tes pertamanya reaktif,” ungkapnya.

IKLAN-TENGAH-berita

Ia mengaku bahwa telah mengirimkan permintaan alat rapid test ke instalasi farmasi dinas kesehatan sebanyak 200 buah dan sudah disediakan hari ini dan besok sudah akan dibuka kembali pelayanan rapid test untuk pelaku perjalanan.

“Tadi ada juga yang datang tapi karena mereka sudah baca pengumuman jadi mereka paham. Sekarang pengumuman itu sudah dicabut besok berlaku lagi,” jelas Moses.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar