Beli Sofa Tak Kunjung Tiba, Warga Laporkan Dugaan Penipuan Online di Timika

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
MENGADU | Ibu Tince bersama kedua anaknya datangi Mantor Polsek Mimika Baru mengadu dugaan penipuan online, Selasa (16/11/2021). (Foto: Saldi Hermanto/Seputarpapua)
MENGADU | Ibu Tince bersama kedua anaknya datangi Mantor Polsek Mimika Baru mengadu dugaan penipuan online, Selasa (16/11/2021). (Foto: Saldi Hermanto/Seputarpapua)

TIMIKA | Seorang warga bernama Tince Diana Sukan mendatangi Polsek Mimika Baru (Miru) melaporkan dugaan penipuan online yang baru saja di alaminya, Selasa (16/11/2021).

Korban Tince datang ke Polsek Miru bersama dua anak kecilnya sekitar pukul 14.00 WIT, kemudian dilayani oleh petugas piket yang sedang berjaga.

Kepada petugas, Tince menyampaikan bahwa ia merasa telah ditipu usai mentransfer uang senilai Rp3,4 juta kepada oknum untuk membayar sofa yang dipesan secara online.

Tince mengaku mengetahui adanya penjualan sofa dengan harga Rp3,4 juta dari media sosial. Ia kemudian berkomunikasi dengan penjual melalui chattingan pesan WhatsApp.

Ia merasa percaya lantaran pelaku sempat mengirim lokasi atau share location (shareloc) berada di area atau wilayah Mapurujaya, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua.

Setelah mengirim uang, korban terus berkoordinasi dengan pelaku untuk segera mengantarkan barang pesanannya. Namun, pelaku terus beralasan sedang mengantar barang pesanan orang ke tempat lainnya.

“Saya pesan dari kemarin, terus dia bilang hari ini transfer dulu uangnya baru barangnya sampai. Jadi saya percaya, karena dia juga (beralasan) ada pengantaran ke SP 2, SP 3, jadi saya percaya,” ujar Tince.

“Saya kirim uang jam 9.27 tadi, dia bilang sekitar jam-jam 11 barang sampai,” lanjutnya.

Namun hingga batas waktu yang disampaikan oleh pelaku barang pesanan Tince tak kunjung tiba di rumahnya. Bahkan, pelaku ketika ditanya oleh korban melalui chattingan pesan WhatsApp, tidak lagi merespon dan bahkan memblokir nomor korban.

Akhirnya Tince berinisiatif mengadukan hal tersebut ke kantor kepolisian terdekat.

Atas aduan tersebut, Tince diarahkan petugas agar melapor setelah 1×24 jam. Sebab, bisa saja atau kemungkinan pelaku benar-benar sedang sibuk melakukan pengantaran barang pesanan lainnya.

Nantinya setelah 1×24 jam barang pesanan korban tak kunjung tiba, Tince diarahkan untuk membuat laporan polisi di Satuan Reserse Kriminal Polres Mimika.

Reporter: Saldi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Kuala Kencana: Kota Sejuk yang Jadi Venue PON XX
Kuala Kencana: Kota Sejuk yang Jadi Venue PON XX
Nina Gusmita Pecahkan Rekor Nasional Balap Kursi Roda di Peparnas XVI
Nina Gusmita Pecahkan Rekor Nasional Balap Kursi Roda di Peparnas XVI
Boy Levinus Waroy, Anak Nelayan Raih Emas Para-Renang Peparnas XVI
Boy Levinus Waroy, Anak Nelayan Raih Emas Para-Renang Peparnas XVI
Baca Juga