Dibangun dengan Anggaran Rp25 Miliar, YPMAK Gandeng Mitra Kelola Pabrik Sagu

Vebian Magal
Vebian Magal

TIMIKA | Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) berencana mengaktifkan pabrik sagu di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, Mimika, Papua.

Untuk pengelolaan pabrik sagu tersebut, YPMAK tidak melakukannya sendiri, namun menggandeng pihak ketiga.

Direktur YPMAK Vebian Magal mengatakan, pabrik sagu di Kampung Kekwa dibangun pada saat kepengurusan Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) dengan nilai investasi pembangunan mencapai Rp25 miliar.

“Anggaran pembangunan cukup besar, tapi memang diakui sekarang belum optimal,” kata Vebian saat ditemui di Timika, Selasa (8/9).

Ketidakoptimalan tersebut, maka pihaknya menggandeng pihak ketiga untuk menjadi mitra. Saat ini pihak ketiga sedang menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

“Sekarang ada calon mitra, itu Yayasan Somatua, dan kami minta untuk melengkapi dokumen yang ada, mulai Amdal dan lainnya agar bisa kelola pabrik sagu tersebut,”katanya.

IKLAN-TENGAH-berita

Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan catatan kepada mitra tersebut, bahwa pabrik sagu tersebut dibangun untuk masyarakat.

“Kami bicara masalah untung dan ruginya, namun yang terpenting adalah manfaatnya kepada masyarakat,”tuturnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar