Direktur RSUD Mimika Minta Pelaku Perjalanan Bersabar Mengurus PCR

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika dr Antonius Pasulu.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika dr Antonius Pasulu.

TIMIKA | Direktur RSUD Mimika dr.Antonius Pasulu meminta pelaku perjalanan untuk bersabar terkait kepengurusan surat Polymerase Chain Reaction (PCR).

Hal ini disebabkan, banyak keluhan dari masyarakat yang merasa lamanya hasil pemeriksaan PCR sebagai persyaratan dalam melakukan perjalanan ke luar Papua.

“Mohon bersabar dan memaklumi kondisi yang ada sekarang. Dimana permintaan pemeriksaan PCR bagi pelaku perjalanan memang sangat meningkat yang menyebabkan antrian panjang,” kata dokter Anton saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (8/7/2021).

Dokter Anton juga menerangkan, saat ini terjadi lonjakan kasus pasien Covid-19 yang masuk ke RSUD Mimika. Sehingga, pemeriksaan PCR untuk pasien dan kontak erat menjadi prioritas. Karenanya, kuota untuk pelaku perjalanan dibatasi.

“Kondisi saat ini betul-betul mengkhawatirkan. Yang mana, 3 hari terakhir ini terjadi lonjakan pasien covid sangat signifikan. Hampir semua kasus impor dari pelaku perjalanan,” terangnya.

Ia menegaskan, jika kondisi ini terus-menerus berlangsung, maka apa yang terjadi di rumah sakit-rumah sakit di Jakarta dan Jawa, dimana tempat tidur penuh bisa juga terjadi di Mimika.

Hasil pemeriksaan PCR pada 3 hari terakhir ini bagi pelaku perjalanan didapatkan 11 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Karenanya, mari kita semua bisa menyadari dan memahami penyebaran Covid-19 ini, kasihan mereka yang dengan kelompok orang resiko tinggi, jika terpapar beresiko untuk mengalami kondisi berat sampai kritis bahkan meninggal,” tuturnya.

penulis : Mujiono
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *