Freeport Indonesia Bentuk Kader Duta HAM di Perusahaan Kontraktor

Trainer Of Traine
Suasana 'Trainer Of Trainer' Pembekalan Kader HAM di Perusahaan Kontraktor PT Freeport Indonesia yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Timika. Foto: Mujiono/Seputarpapu

TIMIKA | PT Freeport Indonesia membentuk kader duta hak asasi manusia (HAM) di setiap perusahaan kontraktor.

Sebelum melaksanakan tugas di lapangan, para kader diberikan pembakalan dalam program ‘Trainer Of Trainer’ yang dilaksanakan di Hotel Swiss-Belinn Timika, selama 3 hari sejak 28 – 30 November 2023.

Di ‘trainer of trainer’ para peserta dibekali berbagai materi, mulai keahlian presentasi, peraturan dan perundang-undangan baik yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) maupun di internasional terkait penegakan HAM. Kemudian dihari ketiga, peserta akan diminta mempraktekkan atau mendemonstrasikan materi yang telah diberikan.

Para kader yang mengikuti training dari delapan perusahaan, yakni PT Pangansari Utama, PT Trakindo, PT PJP, PT RUC, PT Petrosea, PT Sandvik, PT KPI, dan PT Redpath.

Senior Officer Human Rights Compliance PT Freeport Indonesia, Rudi Nurhadianto mengatakan, program yang dilakukan bagian dari kebijakan Freeport untuk mengatasi segala persoalan yang berkaitan dengan hak asasi manusia.

“Di PT Freeport Indonesia terdiri dari berbagai macam golongan, suku bangsa dan adat istiadat. Perbedaan inilah yang harus diantisipas agar tidak terjadi konflik,” kata Rudi disela-sela kegiatan, Selasa (28/11/2023).

Dikatakan, kader duta HAM akan menjadi perwakilan kantor HAM PT Freeport Indonesia di perusahaan mereka masing-masing.

“Kader duta HAM akan mengkampanyekan HAM di perusahaan masing-masing dengan memberikan kelas-kelas penyegaran HAM yang sudah menjadi program di PT Freeport Indonesia,” katanya.

Tugashya yakni jika terjadi perselisihan di antara karyawan terkait dengan HAM, seperti pelecehan dan diskriminasi, para kader duta HAM bisa melakukan penyelesaian di perusahaan mereka masing-masing.

“Dengan kata lain para kader duta HAM ini menjadi mediator untuk melakukan penyelesaian keluhan diantara karyawan-kawan mereka sendiri,” ujarnya.

Selanjutnya para duta HAM ini juga memberikan laporan atau tembusan kepada PT Freeport Indonesia berupa gambaran umum persoalan yang ditangani.

penulis : Mujiono
editor : Iba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Ruben Kum

    Selamat siang
    Saya kira Masuk HAM itu harus ada toko Masyarakat setempat .
    Salam,
    Ruben Kum
    Ruben

    Balas
Sudah ditampilkan semua