GMKI Wamena Kecam Keras Penyiksaan Seorang Warga Papua di Dalam Drum

Ketua GMKI Cabang Wamena Theo Michael Mabel. (Foto: Ist)
Ketua GMKI Cabang Wamena Theo Michael Mabel. (Foto: Ist)

TIMIKA | Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Wamena mengecam vpenganiayaan terhadap masyarakat sipil Orang Asli Papua (OAP) yang videonya beredar di media sosial.

Ketua GMKI Cabang Wamena Theo Michael Mabel menegaskan, video berdurasi 16 dan 29 detik itu sangat tidak manusiawi, dilakukan oleh pelaku yang diduga anggota TNI.

“Setelah kami lihat video ini, kami mengutuk keras para pelaku tindakan tidak beradab tersebut, bahkan lebih dari itu, ini adalah tindakan yang tidak manusiawi,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Sabtu (23/3/2024).

Ia mengatakan, sebagai masyarakat Papua mereka bermimpi hidup damai di atas tanah ini.

“Kami mohon jangan hanya karena permasalahan seperti ini yang membuat kehidupan kita di tanah ini menjadi tanah yang penuh dengan darah,” tegasnya.

Michael menegaskan kepada pihak terkait, termasuk Pangdam XVII/Cenderawasih, Kapolda Papua, Komnas HAM RI, agar segera membentuk tim investigasi dan mengusut tuntas persoalan tersebut.

“Kami juga meminta semua pihak untuk mengawal proses ini hingga selesai. Ini adalah masalah kemanusiaan yang tidak bisa dibiarkan begitu saja, para pelaku barbarisme tidak beradab. Untuk itu baik gereja, masyarakat bahkan pemerintah, mari kita bicarakan demi kebaikan bersama. untuk menciptakan kedamaian dan kenyamanan di negeri ini,” tuturnya.

Michael juga menyampaikan kepada Panglima TNI untuk menghentikan pengiriman pasukan militer besar-besaran ke Papua.

Ketua GMKI Cabang Wamena juga menagih janji Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan 12 kasus pelanggaran berat di Indonesia, tiga di antaranya terjadi di Papua dan hingga kini belum terselesaikan.

Diberitakan sebelumnya, viral video penyiksaan kepada seorang warga Asli Papua beredar di group WhatsApp dan di media sosial.

Video dengan durasi 16 detik dan 29 detik itu beredar sejak Kamis 21 Maret 2024.

Dalam video itu terlihat seorang warga disiksa dalam drum yang berisikan air. Diduga, penyiksaan itu dilakukan sejumlah oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI).

penulis : Fachruddin Aji
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Adi

    Bubarkan GMKI sy yakin organisasi tsb sudah disusupi OPM

    Balas
Sudah ditampilkan semua