KONI Papua Berharap Peralatan Eks PON XX Bisa Digunakan

Ketua Umum KONI Papua, Kenius Kogoya. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Ketua Umum KONI Papua, Kenius Kogoya. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua mengharapkan peralatan eks Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 bisa dihibahkan kepada cabang olahraga demi pembinaan prestasi atlet kedepan.

Ketua Umum KONI Provinsi Papua, Kenius Kogoya mengatakan peralatan-peralatan eks PON tersebut bisa digunakan untuk pembinaan prestasi atlet dalam keikutsertaan mereka pada babak pra-kualifikasi yang dihadapi saat ini untuk merebut tiket lolos PON XXI di Aceh-Sumatera Utara.

“Kita berharap peralatan eks PON bisa kita gunakan untuk pembinaan atlet, tapi sampai hari ini belum dihibahkan kepada KONI ataupun ke Pemprov. Mungkin karena soal aturan regulasi dan sebagainya, tapi kita sayangkan sekali karena peralatan ini masih bagus-bagus. Kalau dihibahkan ke cabor pasti di manfaatkan untuk pembinaan atlet, kalau lama tidak digunakan barang pasti akan rusak,” kata Kenius Kogoya kepada awak media di Kota Jayapura, Senin (21/8/2023).

Pihaknya memiliki harapan besar kepada pemerintah daerah agar peralatan-peralatan tersebut bisa dihibahkan untuk digunakan para atlet-atlet Papua. Apalagi sejumlah cabang olahraga ingin mempersiapkan atlet jelang pra-PON.

Sebelumnya KONI Papua mencatatkan hingga bulan Juli 2023 ada sebanyak 165 atlet dinyatakan lolos babak kualifikasi untuk dapat berlaga pada PON XXI di Aceh-Sumatera Utara tahun 2024 mendatang.
Namun dari lolosnya ke PON XXI, KONI Papua tetap akan menyeleksi kembali untuk mendapatkan atlet maupun cabang olahraga yang benar-benar berpotensi meraih medali emas.

“Jadi kita lihat cabor-cabor yang sudah punya atlet, sudah pernah ikut PON, paling tidak sekali PON. Mereka masih eksis dan usia masih cukup untuk ikut PON berikut, itulah yang kita kirim. Jadi kalau atlet yang usianya tidak produktif, pasti tidak dikirim, jadi memang kita akan selektif lagi,” tegas Kenius Kogoya.

“Masih kurang lebih sekitar 30an cabor yang masih belum melaksanakan pra-PON, tentu jumlah ini pasti akan cukup banyak dan dengan atlet yang mengikuti pra-PON ini kita akan lihat lagi, mereka lolos PON, tapi ada diperingkat berapa, jangan sampai peringkat cukup jauh, tapi lolos PON, itu pun akan kita lihat,” tandasnya.

 

penulis : Vidi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *