Langit Mendung, Gerhana Bulan Total Tidak Terlihat di Timika

Gerhana bulan yang terlihat di kota Jayapura pada pukul 19.40.59 (Foto: Capture YouTube Info BMKG)
Gerhana bulan yang terlihat di kota Jayapura pada pukul 19.40.59 (Foto: Capture YouTube Info BMKG)

TIMIKA | Akibat langit yang mengalami mendung, warga Timika tidak bisa menikmati fenomena gerhana bulan total, Selasa (8/11/2022).

Gerhana bulan sempat terlihat sebagian sekitar pukul tujuh malam tadi, namun akhirnya tertutup dengan awan sehingga tidak terlihat.

“Sebenarnya ingin sekali melihat gerhana bulan tapi karena cuaca, sayang sekali kita tidak bisa menyaksikan,” kata Bunga seorang warga Timika.

Pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mimika ketika dikonfirmasi Seputarpapua.com menjelaskan, saat ini langit Timika mendung sehingga gerhana bulan tidak terlihat.

“Cuaca di Timika langitnya mendung, jadi tidak terlihat,” ungkap pihak BMKG melalui WhatsApp resmi.

Diberitakan sebelumnya, BMKG Mimika juga telah memprediksi pada hari ini, Selasa (8/11/2022) di Mimika terjadi pertumbuhan awan hujan yang signifikan.

BMKG menganalisa dengan adanya arah angin di Mimika, kemungkinan menhelang sore hingga malam akan terjadi hujan.

“Soal gerhana bulan total untuk Mimika, bisa terlihat jika cuaca cerah. Misalnya hujan yah tidak bisa menikmati fenomena gerhana,” jelas Forecaster On Duty BMKG, Aji Suptrapji, Senin (8/11/2022).

Ia juga menjelaskan fenomena gerhana bulan juga bisa mempengaruhi tinggi muka air laut.

“Namun dilihat dari posisi perigi atau posisi bulan dengan matahari itu kan ada yang jauh ada yang dekat, nah sekarang ini tidak, ada pengaruhnya bagi perairan tapi khusus Papua bagian utara yang perlu diwaspadai, kalau selatan itu cuma angin kencang 20 knot tadi, tapi itu diarah timur perairan Mimika yaitu Merauke, sementara untuk penerbangan masih aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan kepada masyarakat bahwa gerhana bulan total merupakan fenomena alam.

“Jangan dikaitkan dengan mitos atau sesuatu yang terjadi kalau ada informasi seperti itu artinya hoaks karena itu fenomena astronomis biasa,” katanya.

Tanggapi Berita ini
reporter : Kristin Rejang
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.