Lima Kabupaten di Papua Rawan Konflik Pilkada Serentak 2020

Karo Ops Polda Papua Kombes Gatot Haribowo. (Foto: Antara/HO/Humas Polda Papua)
Karo Ops Polda Papua Kombes Gatot Haribowo. (Foto: Antara/HO/Humas Polda Papua)

JAYAPURA | Kepolisian Daerah Papua memprediksi lima dari 11 kabupaten yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020 di wilayah itu rawan konflik.

Karo Ops Polda Papua Kombes Pol Gatot Haribowo menyebut lima kabupaten yang rawan konflik selama pilkada, yakni Kabupaten Yahukimo, Mamberamo Raya, Nabire, Pegunungan Bintang, dan Keerom.

“Walaupun demikian saat ini kamtibmas secara keseluruhan aman dan terkendali,” kata Gatot di Jayapura, Kamis (3/9).

Dia mengungkapkan semua anggota di polres-polres yang wilayahnya melaksanakan pilkada sudah disiagakan sebanyak 2.577 personil, termasuk TNI yang diperbantukan.

Bahkan untuk membantu satuan di daerah, Polda Papua sudah mengirimkan personilnya, seperti ke Keerom sebanyak satu satuan setingkat kompi (ssk).

Dia mengakui untuk wilayah Polres Yahukimo saat ini menjadi atensi Kapolda Papua mengingat selama Agustus terjadi tiga kasus pembunuhan, termasuk staf KPU.

Karena itu, ungkapnya, beberapa pejabat utama Polda Papua masih ditugaskan di wilayah itu guna membantu Polres Yahukimo mengungkap kasus tersebut.

11 Kabupaten yang akan melaksanakan pilkada yakni Kabupaten Keerom, Merauke, Yalimo, Nabire, Supiori, Waropen, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Asmat, Boven Digul dan Mamberamo Raya, jelas Kombes Gatot.

 

Sumber : Antara
Editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *