Mengenal Syahrul Maulana Ismail, Juara Hifdzil MTQ Nasional 2022 Asal Timika

Syahrul Maulana Ismail (tengah) berfoto dengan Ketua LPTQ Mimika Dwi Cholifah (kanan) dan ayahnya Ustadz Ismail (kiri). (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
Syahrul Maulana Ismail (tengah) berfoto dengan Ketua LPTQ Mimika Dwi Cholifah (kanan) dan ayahnya Ustadz Ismail (kiri). (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

“Sehari-hari Syahrul itu juga main dengan teman-temannya, main bulu tangkis, main futsal,” ungkap Ustadz Ismail.

Syahrul Maulana Ismail, meraih Juara Harapan III kategori hifdzil 1 juz dan tilawah pada ajang musabaqah tilawatil quran (MTQ) tingkat nasional yang di selenggarakan di Banjarmasin, Oktober 2022.

Syahrul menjadi satu-satunya khafilah yang menorehkan juara untuk Provinsi Papua pada ajang MTQ tahun 2022.

Ini merupakan pertama kalinya anak pertama dari Ustadz Ismail dan Husan Muchtar mengikuti lomba MTQ ke  tingkat nasional.

Sejak kelas 4 SD, dia sudah biasa mengikuti MTQ di tingkat Kabupaten Mimika sampai ke tingkat Provinsi Papua. Selama mengikuti di tingkat kabupaten dan provinsi, Syahrul selalu mendapatkan juara 1 dan juara 2.

Saat ini Syahrul duduk di kelas 2 SMP Hidayatullah Timika. Dia pertama kali ikut MTQ tingkat Provinsi Papua sejak tahun 2019 dan mendapat dua kali juara 2, satu kali juara harapan. Kemudian di tahun 2022 juga mengikuti ajang yang sama dan meraih juara 1.

Untuk bisa meraih juara, sehari-sehari Syahrul memang dibiasakan untuk berlatih tilawah maupun menghafal Al-Quran dua sampai tiga kali.

“Alhamdulillah sekarang hafalannya sudah 9 juz,” kata Ustadz Ismail.

Mengikuti ajang nasional pertama kali menjadi kebanggaan yang tak terbilang untuk kedua orang tuanya.

Ustadz Ismail mengatakan, persaingan di ajang nasional sangat ketat, betapa khafilah-khafilah dari seluruh Indonesia masing-masing mempunyai suara, bacaan dan hafalan alquran yang sangat luar biasa.

Sebelum mengikuti MTQ di Banjarmasin, para khafilah Papua mengikuti persiapan di Cengkareng selama 10 hari bersama pelatih yang disiapkan oleh LPTQ Provinsi Papua.

“Memang di nasional itu persaingan ketat karena orang-orang di sana bacaannya bagus-bagus semua, suaranya bagus-bagus, hafalannya juga. Kita bisa sampai ke 10 besar itu sangat susah sekali karena memang betul-betul persaingan ketat,” katanya.

Dengan mengikuti MTQ Nasional ini menjadi pengalaman yang berharga untuk Syahrul sendiri. Dan juga menjadi motivasi agar bisa terus berlatih menjadi lebih baik.

“Semoga kedepan bisa membawa nama baik Timika dan Papua di kancah nasional bahkan sampai ke internasional,” tuturnya.

Bisa meraih juara dan berlatih setiap hari, bukan berarti Syahrul tidak memiliki waktu bermain seperti anak-anak pada umumnya.

“Sehari-hari dia masih main di kompleks sama anak-anak, main bola, main futsal, main bulutangkis,” ungkap Ustadz Ismail.

Selain bermain, Syahrul ternyata juga sering mengumandangkan adzan di Masjid Al-Iksan yang berada di dekat rumahnya.

“Alhamdulillah sebagai orang tua saya bangga sekali, harapannya kedepannya bisa juara nasional dan juga Insya Allah bisa sampai ke internasional,” tuturnya.

Syahrul sejak kecil tinggal di Makassar bersama ibu dan adiknya. Namun saat kelas 4 SD, dia pindah bersama ibu dan adiknya tinggal di Kota Timika sejak kelas 4 SD.

Sejak saat itu, Ayahnya yang juga merupakan salah satu imam di Masjid Al-Iksan terus mengajak Syahrul untuk berlatih tilawah dan menghafal Al-Quran.

“Alhamdulillah sampai sekarang terus ada prestasi di kabupaten, provinsi dan alhamdulillah bisa tahun ini di nasional,” katanya.

Meraih juara di ajang MTQ Nasional tahun 2022 di Banjarmasin juga tentu tidak terlepas dari dukungan LPTQ Mimika.

“Dukungan LPTQ Mimika sangat besar sekali bisa dilihat dari kekompakan semua pengurus support dari materi dan nonmateri itu sangat luar biasa,” pungkasnya.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Anya Fatma
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.