Oknum Polisi Penembak Warga di Jayawijaya Diduga Anggota Polres Tolikara

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo. (Foto: Saldi/Seputarpapua)
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayawijaya tengah mendalami kasus penembakan yang terjadi pada Senin, 10 April 2023 dan menewaskan seorang warga bernama Step Wiling.

Kasus penembakan itu diduga dilakukan oknum anggota Polisi dari Polres Tolikara. Yangmana peristiwa itu terjadi di Jalan Trans Wamena-Kurulu, Distrik Libarek, Jayawijaya.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Polisi Ignatius Benny Ady Prabowo dalam keterangan yang dikeluarkan Polda Papua, Selasa (11/4/2023) menyampaikan, informasi yang diperoleh bahwa diduga pelaku penembakan adalah oknum anggota Polri.

Kabid Humas pun menerangkan, awalnya anggota Polsek Kurulu mendapat laporan melalui radio HT yang menyampaikan telah terjadi penembakan di sekitar Distrik Libarek mengakibatkan warga bernama Step Wiling tewas.

“Mendapati laporan tersebut, personel kemudian bergerak menuju lokasi,” ujar Kombes Benny, Selasa (11/4/2023).

Lebih lanjut, diterangkan juga bahwa laporan yang diterima personel Polsek Kurulu dari seorang saksi atau warga setempat, menyampaikan adanya pengendara atau penumpang mobil Strada berwarna merah yang melintas di lokasi kejadian, kemudian melakukan penembakan terhadap korban.

Sementara keterangan warga atau saksi lainnya juga mengatakan bahwa kakak dari saksi pertama, disaat kejadian sedang bersama rekannya di lokasi kejadian, posisi mereka tepat di belakang mobil pelaku penembakan.

Dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan dari para warga yang mengetahui dan menyaksikan langsung kejadian itu, penyidik Kepolisian setempat berupaya mengungkap pelaku penembak sebenarnya. Kini, tim masih melakukan investigasi di lapangan.

“Melakukan pendalaman di lapangan guna mengungkap aksi penembakan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Polri, Polres Tolikara tersebut,” terang Kabid Humas.

Jenazah korban penembakan kini telah berada di RSUD Wamena untuk selanjutnya dilakukan tindakan visum oleh tim medis.

Kombes Benny mengimbau masyarakat Jayawijaya tidak terprovokasi serta dapat menahan diri, agar situasi kamtibmas di Jayawijaya tetap kondusif. Kasus ini sudah dalam penanganan pihak kepolisian setempat.

“Tentunya Polri akan menindak tegas jika benar adanya indikasi anggota melakukan pelanggaran hukum, dan memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Kombes Benny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *