OPINI | Harmoni Alam dan Partisipasi Politik Masyarakat Adat Pulau-pulau Pasifik: Membangun Konservasi Lingkungan yang Berkelanjutan

Rantika Putri

Oleh: Rantika Putri

Pemandangan alam yang menakjubkan di Pulau-pulau Pasifik merupakan panorama alam yang luar biasa indah, tetapi ketidakstabilan mereka terhadap perubahan iklim dan intervensi manusia semakin menjadi perhatian global.

Upaya konservasi di daerah-daerah ini menimbulkan pertanyaan kritis tentang bagaimana cara melibatkan komunitas adat dalam usaha untuk melestarikan lingkungan. Peran politik yang aktif dari masyarakat adat di Pulau-pulau Pasifik menjadi pilar penting dalam mencapai keseimbangan antara menjaga kelestarian alam dan memenuhi kebutuhan sosial-ekonomi.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kebijaksanaan lokal yang dimiliki oleh masyarakat adat dalam merawat ekosistem pulau. Budaya dan keyakinan tradisional mereka seringkali erat terkait dengan lingkungan sekitarnya.

Upaya konservasi yang difokuskan pada penghargaan terhadap kearifan lokal ini dapat menjadi kunci untuk mencapai keberlanjutan jangka panjang. Penting untuk mengakui dan memahami pengetahuan yang telah terakumulasi selama berabad-abad yang dimiliki oleh masyarakat adat mengenai hubungan mereka dengan lingkungan.

Meskipun konservasi di Pulau-pulau Pasifik memerlukan pengetahuan lokal, langkah-langkah kesinambungan tidak hanya melibatkan aspek lokal, tetapi juga melibatkan partisipasi politik masyarakat adat dalam pengambilan keputusan.

Masyarakat adat memiliki hak dan kepentingan khusus dalam menjaga kelangsungan hidup ekosistem mereka. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan organisasi konservasi untuk secara proaktif bekerja sama dengan masyarakat adat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan lingkungan.

Partisipasi politik masyarakat adat bukan hanya tentang pemahaman lokal terhadap ekosistem, melainkan juga melibatkan upaya untuk meningkatkan kapasitas mereka terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Keterlibatan ini perlu menjadi inklusif dan memberdayakan masyarakat adat, sehingga mereka dapat memainkan peran yang signifikan dalam merumuskan kebijakan yang berpengaruh pada lingkungan tempat tinggal mereka.

Pentingnya pendidikan, pelatihan, dan peningkatan akses ke sumber daya yang mendukung keberlanjutan menjadi faktor kunci dalam menjamin partisipasi politik yang efektif dari masyarakat adat.

Dengan menjalin keseimbangan antara kearifan lokal dan partisipasi politik, upaya konservasi lingkungan di Pulau-Pulau Pasifik bukan hanya menjadi contoh bagi dunia dalam menjaga keberlanjutan alam, tetapi juga mampu memperkuat keterlibatan masyarakat adat. Ini bukan hanya tentang melindungi ekosistem, tetapi juga tentang menghormati hak-hak dan warisan budaya masyarakat adat yang menjadi penjaga alam di tempat-tempat yang penuh keunikan ini. (***)

Penulis adalah Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional di Universitas Cenderawasih.

(Opini adalah pendapat atau gagasan penulis yang dikirim ke Redaksi Seputar Papua. Keseluruhan konten menjadi tanggungjawab penulis)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *