seputarpapua.com

Pejabat Publik di Asmat Mulai di Vaksinasi Covid-19

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
VAKSINASI | Asisten III Setda Asmat, Syamsul Agas saat disuntik vaksin Covid-19. (Foto: Fagi/SP)
VAKSINASI | Asisten III Setda Asmat, Syamsul Agas saat disuntik vaksin Covid-19. (Foto: Fagi/SP)

ASMAT | Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis pertama bagi pejabat publik di Kota Agats, Kabupaten Asmat, Papua, dimulai hari ini, Senin (15/2/2021).

Syamsul Agas, merupakan pejabat publik pertama yang disuntikan vaksin buatan Sinovac ini. Ia menjabat sebagai Asisten III Setda Kabupaten Asmat.

Dirinya mengaku sangat bangga bisa menjadi pejabat publik pertama yang divaksin Covid-19 mewakili pemerintah daerah.

Dengan begitu, Pemkab Asmat siap mensukseskan program vaksinasi Covid-19.

“Bapak bupati percayakan saya untuk menjadi penerima vaksin mewakili pemerintah daerah,” kata Syamsul.

Sebagai aparat pemerintah, Syamsul berpesan kepada seluruh masyarakat untuk mensukseskan program vaksinasi.

Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah menpercayai berita bohong soal vaksin, dan tetap mematuhi protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19.

“Program vaksinasi ini untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata Syamsul.

Selain pejabat dilingkup Pemkab Asmat, pejabat TNI-Polri serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat juga ikut divakasin.

Bupati Asmat Elisa Kambu mengatakan, program vaksinasi adalah upaya konkrit pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Virus tidak akan hilang dari muka bumi. Kita harus datang meyakinkan diri untuk menerima vaksin,” kata Elisa ketika membuka pencanangan vaksinasi di RSUD Agats.

Elisa mengajak semua pihak di Asmat untuk bersama-sama menekan laju perkembangan virus ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, dan siap untuk divaksin.

“Kehadiran kita semua dalam vaksinasi ini merupakan satu modal kita sepakat untuk menekan laju penyebaran Covid-19,” tutur Elisa.

Elisa juga meminta kepada pimpinan OPD harus meyakinkan ASN, termasuk masyarakat bahwa virus corona itu ada.

Untuk itu, melalui program vaksinasi ini diharapkan dapat mencegah penyebaran Covid-19.

“Kita punya tanggun jawab bersama untuk memberikan informasi kepada masyarakat sebenar-benarnya, karena covid ini ada,” kata Elisa.

Sementara itu, untuk jumlah vaksin Covid-19 tahap pertama yang diterima Kabupaten Asmat sebanyak 1.400.

Sedangkan untuk tenaga kesehatan yang akan menjadi sasaran vaksinasi sebanyak 592 orang.

Dari 592 tenaga kesehatan itu, sudah 243 orang yang divaksinasi sejak 6 – 11 Februari 2021.

 

Reporter: Aditra
Editor: Batt
Berita Terkait
Baca Juga