Pemprov Papua Tengah Salurkan Ratusan Ton Bahan Makanan

Pemprov Papua Tengah Salurkan Ratusan Ton Bahan Makanan
Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, menyerahkan bantuan bahan makan kepada lansia, penyandang disabilitas dan anak terlantar. (Foto: Christian Degei/Seputarpapua)

NABIRE | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyalurkan ratusan ton makanan bagi orang tua lanjut usia (Lansia), penyadang disabilitas dan anak terlantar dalam panti asuhan.

Bantuan sosial itu diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, di Halaman Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Papua Tengah, Kabupaten Nabire, Jumat (20/10/2023).

Ribka mengatakan penyerahan bantuan makanan yang dilakukan merupakan kegiatan dari Satgas Pengentasan Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem Provinsi Papua Tengah sebagai wujud kerja nyata pemerintah dalam menjalankan program nasional.

“Juga sebagai upaya penghormatan, perlindungan dan jaminan sosial dalam bentuk pemenuhan kebutuhan dasar pangan dan nutrisi kepada masyarakat rentan terhadap resiko sosial,” ungkap Ribka Haluk.

Ini juga dimaksudkan sebagai salah satu cara pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan dan kerentanan absolut yang dihadapi masyarakat kurang mampu, serta menjamin untuk memenuhi kebutuhan dasar yang layak.

Adapun jumlah masyarakat penerima bahan makanan yang diserahkan pada hari ini yaitu lansia sebanyak 420 orang, penyandang disabilitas sebanyak 150 orang dan anak terlantar dalam panti sebanyak 457 orang.

Rincian masing-masing jenis makanan yaitu beras sebanyak 43.000 kg, garam sebanyak 5.000 bungkus, gula pasir sebanyak 8.000 kg, kacang hijau sebanyak 8.000 kg, vetsin atau micin sebanyak 1.800 bungkus, minyak goreng sebanyak 8.000 liter, kental manis kaleng sebanyak 170 dos, teh celup sebanyak 25 dos dan telur sebanyak 79.650 butir.

Ribka juga menginformasikan bahwa masyarakat berusia produktif termasuk penyandang disabilitas yang belum memperoleh pekerjaan, dapat mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Tengah selaku koordinator Satgas Pengentasan Pengangguran untuk diikutsertakan dalam berbagai bentuk pelatihan kerja.

“Sehingga dapat memiliki kompetensi kerja yang mumpuni untuk menjadi pekerja, atau yang paling utama ialah dapat mampu mendirikan usahanya sendiri,” katanya.

Sebab, terdapat kaitan yang erat antara kegiatan pengentasan pengangguran dengan pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, di mana salah satu cara menurunkan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem adalah dengan menurunkan angka pengangguran.

Ribka berharap melalui bantuan permakanan yang telah diserahkan ini dapat memberdayakan masyarakat khususnya para lansia, penyandang disabilitas dan anak-anak terlantar dalam memenuhi standar hidup layak.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Nenu Tabuni mengungkapkan, penerima bantuan bahan makanan di Kabupaten Nabire hari ini juga disalurkan. Besoknya akan dilanjutkan di Kabupaten Dogiyai.

Sementara untuk 6 kabupaten di Papua Tengah lainnya, Tabuni mengatakan hingga kini belum ada data rill, sehingga penyaluran di 6 kabupaten itu akan diupayakan periode tahun 2024.

Mambri Ronsumbre, salah satu lansia penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemprov Papua Tengah dan Dinas Sosial yang temah menyalurkan bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Puji Tuhan. Hari ini kami dapat bantuan dari pemerintah. Semoga Tuhan berkati. Saya harap bantuan ini tidak berhenti sampai di sini,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *