Pesan Damai Gluba Gebze, Mantan Bupati Merauke Insiator Provinsi Papua Selatan

Drs Johanes Gluba Gebze menyampaikan pesan dihadapan Panja Komisi II DPR RI dalam Forum Komunikasi Bupati Se-Papua Selatan di Kabupaten Merauke, Papua, Jumat, 24 Juni 2022. (Foto: Fagi/Seputarpapua)
Drs Johanes Gluba Gebze menyampaikan pesan dihadapan Panja Komisi II DPR RI dalam Forum Komunikasi Bupati Se-Papua Selatan di Kabupaten Merauke, Papua, Jumat, 24 Juni 2022. (Foto: Fagi/Seputarpapua)

MERAUKE | Mantan Bupati Merauke, Johanes Gluba Gebze menyampaikan pesan damai di Forum Komunikasi Bupati Se-Papua Selatan yang pada hari Jumat, 24 Juni 2022 mengadakan acara pertemuan dengan Panitia Kerja (Panja) Komisi II DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pembentukan Provinsi Papua Selatan.

Acara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Kabupaten Merauke, Papua itu, dihadiri lengkap para bupati-bupati wilayah Papua selatan bersama para pemangku kepentingan di wilayah selatan tanah Papua.

Johanes Gluba Gebze yang juga pelaku sekaligus inisiator pembentukan Provinsi Papua Selatan, diberikan kesempatan menyampaikan pesan atas kunjungan Panja Komisi II DPR RI di Merauke yang dipimpin Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Dalam kesempatan itu Gluba Gebze menyampaikan ucapan terimakasih kepada DPR RI atas dukungan kepada masyarakat Papua selatan yang berada di ujung timur Papua dan sudah sangat lama menginginkan terbentuknya Provinsi Papua Selatan (PPS).

Ia mengatakan, masyarakat Papua selatan yang terbungkus kulit hitam namun bertahta hati yang tulus telah mempersembahkan perjuangan Papua selatan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Yangmana, perjuangan selama puluhan tahun untuk menjadi provinsi sendiri telah dilalui tanpa harus meluruskan rambut maupun memutihkan kulit untuk menyenangkan para pejabat di negeri ini.

Tetapi, menurut dia, Negara membuktikan telah hadir untuk rakyat selatan Papua dan terus berkomitmen untuk memberikan pembangunan yang layak dan kesejahteraan di Negeri Matahati Terbit selatan Papua.

“Terimakasih, karena harapan kami itu sudah dikerjakan, dan bapak ibu terhormat telah datang untuk memberitahukan bahwa nanti saatnya, akan dibawa datang perjuangan bersejarah rakyat selatan Papua,” ucap Gebze.

“Penantian kami juga sudah cukup panjang, sekitar 20 tahun yang lalu,” lanjutnya.

Awal aspirasi perjuangan pembentukan PPS dijelaskan Gluba Gebze, pertama kali di deklarasikan pada tahun 2002, selanjutnya di tahun 2007. Sedangkan untuk pembentukan Tim Pemekaran PPS sendiri telah dibentuk pada tahun 2019.

Aspirasi yang dalam kurun waktu cukup lama itu akhirnya didengar hingga ke telinga wakil rakyat di Jakarta dan saat ini tinggal menghitung hari untuk ditetapkan.

“Tinggal mungkin ada hal-hal tertentu yang ingin dititip kepada adik saya yang terkasih, Doli Kurnia Tanjung selaku Ketua Panja dan seluruh jajaran anggota DPR RI Komisi II,” katanya.

Ia pun mengapresiasi rombongan Panja Komisi II DPR RI yang sudah datang menginjakkan kaki di tanah selatan Papua, meninggalkan hiruk pikuk di Jakarta. Bahkan juga menyempatkan diri untuk berdoa dan beribadah salat di negeri yang lebih awal 2 jam dari ibukota Negara.

“Alhamdulillah, puji Tuhan. Sejak awal sudah dinyanyikan lagu Indonesia Raya, jiwa kami merintih, badan kami sakit, dan ini adalah obatnya. Obat mujarab yang tidak dijual di apotek manapun di seluruh jagat raya ini, kecuali obat yang dibawa hari ini. Adalah, akan dibentuknya pemekaran Provinsi Papua Selatan, nantinya disahkan RUU PPS pada 30 Juni 2022 mendatang,” cetusnya.

“Semoga kami menjadi mahkota di tanah kami sendiri, dan masyarakat kami sejahtera tanpa terkecuali di seluruh pelosok empat kabupaten selatan Papua,” imbuhnya.

Gebze bersyukur, sebelum nanti Ia wafat, apa yang telah Ia perjuangkan bersama seluruh komponen dan rakyat Papua selatan bisa terwujud dan dapat disaksikan sebagai suatu peristiwa penting dalam catatan sejarah Papua selatan.

“Saya juga bersyukur, sebelum saya wafat, saya (bisa) saksikan pemekaran Provinsi Papua Selatan. Semoga amanah yang diberikan Negara yang besar ini, akan kami kelola demi kemaslahatan masyarakat Indonesia di Papua selatan,” pungkasnya.

reporter : Faqi Difinubun
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.