seputarpapua.com

Presiden Naikkan Pangkat Kabinda Papua yang Gugur Tertembak di Beoga

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
KETERANGAN PERS | Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait gugurnya Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya, Senin (26/4/2021). (Foto: Ist/Seputarpapua)
KETERANGAN PERS | Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait gugurnya Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya, Senin (26/4/2021). (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Presiden Joko Widodo menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Papua Brigadir Jenderal TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya dalam kontak tembak di Kampung Dambet, Distrik Beoga Kabupaten Puncak, Minggu (25/4/2021).

“Atasnama rakyat, bangsa dan negara saya mengucapkan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga dan seluruh yang ditinggalkan,” kata Presiden dalam keterangan pers di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (26/4/2021).

Presiden juga mengumumkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada almarhum menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Anumerta) I Gusti Putu Danny Nugraha Karya atas pengabdian, dedikasi, dan pengorbanannya.

“Mari kita berdoa semoga arwah almarhum Brigjen TNI I Gusti Putu Danny mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan yang maha esa,” kata Presiden, didampingi Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BIN.

Jenazah Mayjen TNI (Anum) I Gusti Putu Danny telah diberangkatkan ke Jakarta pada Senin siang, setelah prosesi pelepasan jenazah yang dipimpin Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Agus Rohman di Markas Yonif Raider 754/ENK.

Rencananya, jenazah Mayjen TNI (Anum) I Gusti Putu Danny akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata usai prosesi keagamaan di Jakarta, Selasa (27/4/2021) besok.

Sebelumnya, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny dilaporkan terjebak aksi saling tembak dengan kelompok bersenjata saat Satuan Tugas BIN dan Satgas TNI/Polri dalam perjalanan menuju Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4).

Ketika itu, Satgas BIN dan Satgas TNI/Polri dihadang oleh kelompok bersenjata yang oleh BIN disebut kelompok separatis dan teroris (KST) Papua, sehingga terjadi aksi saling tembak di sekitar gereja Kampung Dambet.

“Akibat kontak tembak tersebut, Kabinda Papua tertembak dan gugur sebagai pahlawan di lokasi kejadian,” kata Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto dalam keterangan, Senin.

Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga