Ribka Haluk Ingin Bandara Baru Papua Tengah Segera Digunakan

Ribka Haluk Ingin Bandara Baru Papua Tengah Segera Digunakan
Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk meletakkan batu pertama untuk pembangunan VIP room Bandara Nabire baru di Karadiri, Nabire, Papua Tengah, Rabu (11/10/2023). (Foto: Christian Degei/seputarpapua)

NABIRE | Penjabat Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk menginginkan agar Bandar Udara (Bandara) baru, di Karadiri, Kabupaten Nabire, bisa segera dioperasikan untk menunjang kegiatan ekonomi di Daerah Otonomi Baru (DOB) tersebut.

Hal ini ia sampaikan ketika melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan VIP Room di Bandara Nabire yang Baru, Rabu (11/10/2023).

“Bandar Udara yang megah ini merupakan wajah provinsi Papua Tengah yang akan dilihat para tamu kita yang berkunjung ke provinsi Papua TengahTengah. Sehingga wajah Bandara dan sekitarnya kita poles sebaik mungkin agar masyarakat dapat bangga,” kata Ribka.

Pembangunan infrastruktur di sekitar Bandara baru, terang Ribka, merupakan bagian dari program prioritas dirinya dalam rangka agenda utama dari 12 agenda prioritas yang terimplikasi dalam UU Nomor 15 Tahun 2022 tentang Provinsi Papua Tengah.

Menurut dia, pembangunan ini merupakan kebutuhan yang wajib dikerjakan agar bandara termegah tersebut dapat segera dioperasikan.

“Karena kondisi bandar udara yang representatif dan nyaman ini merupakan kerinduan masyarakat Papua Tengah khususnya masyarakat Kabupaten Nabire,” ucapnya.

Selain meletakkan batu pertama untuk pembangunan VIP Room di Bandara Nabire baru tetapi dirinya juga lanjut melakukan penandatanganan prasasti di Bandara Nabire baru, meluncurkan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan sekitar Bandar Udara Baru antara lain, pengaspalan jalan akses menuju bandara, pemasangan lampu jalan sekitar bandar 1 KM, menambah 1 Kilo untuk perpanjang dan pelebaran Bandara.

“Beberapa kegiatan yang akan dilakukan di sekitar lapangan harus diselesaikan dengan baik agar lapangan ini segera dapat dioperasikan. Jangan sampai ada temuan karena kerja tidak benar, harus perhatian baik dan harus diselesaikan,” katanya.

Penjabat Gubernur Papua Tengah berharap agar Kepala Dinas Perhubungan untuk mengawasi dan mendorong agar pekerjaan cepat selesai dengan kualitas pekerjaan yang lebih baik.

“Sehingga Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Sumber Daya Energi dan Mineral dan Perhubungan bertanggung jawab untuk menyelesaikan beberapa program prioritas kita untuk pembangunan Bandara karena masyarakat menginginkan pembangunan Bandara cepat selesai termasuk saya juga,” ungkap Ribka Haluk.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Papua Tengah Zakarias Frans Marey mmenyampaikan, pada tahun 2023 pihaknya telah mendapatkan beberapa paket pekerjaan untuk dikerjakan disekitar Bandara Nabire baru.

“Kami sudah mendapatkan beberapa pekerjaan Yaitu listrik masuk di area Bandara, kami kerjakan bersama PLN dan selesai 100 persen, selanjutnya adalah pembangunan VIP Room yang sedang meletakkan batu pertama ini dan perpanjangan (landasan) Bandara 1 KM. Semua lelang sudah, tinggal dikerjakan,” katanya.

penulis : Christian Degei
editor : Wan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *