Sinode Kingmi di Tanah Papua Mekarkan 3 Klasis Persiapan di Mimika

Prosesi pelantikan Badan Pengurus 3 Klasis Persiapan di Mimika oleh Pendeta Tilas Mom. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
Prosesi pelantikan Badan Pengurus 3 Klasis Persiapan di Mimika oleh Pendeta Tilas Mom. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Sinode Kingmi di Tanah Papua secara resmi melantik tiga klasis persiapan yang baru di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Pelantikan badan pengurus tiga klasis dilakukan oleh Ketua Sinode Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua, Pendeta Tilas Mom, Rabu (27/3/2024), di Halaman Gereja Kingmi Marthen Luther Mile 32, Jalan Agimuga, Mimika.

Sebelumnya, terdapat enam klasis Kingmi di Mimika, diantaranya Klasis Timika, Tembagapura, Hoeya, Jila, Alama dan Timika Utara. Tiga klasis baru yang dimekarkan diantaranya Klasis Kwanduk pemekaran dari Distrik Alama, Klasis Dima dan Klasis Angaiya.

Ketua Sinode Kingmi di Tanah Papua, Pendeta Tilas Mom menyampaikan selamat atas pelantikan dan selamat bekerja keras untuk umat.

Sejumlah tugas utama yang harus dikerjakan klasis yang baru ialah menyiapkan tanah untuk pembangunan kantor klasis dan membuat data jemaat berdasarkan usia, pekerjaan dan lainnya.

Meski begitu, karena pelantikan ini masih sebagai klasis persiapan, sehingga untuk program dan kegiatan yang akan dijalankan harus tetap berjalan dengan klasis induk.

“Sampai sinode lantik jadi klasis definitif baru bisa jalan sendiri,” kata Tilas.

Menurutnya, pemekaran ini perlu dilakukan karena kondisi geografis Mimika yang cukup besar dengan adanya 50 sampai 60 jemaat, dan satu klasis tidak bisa menangani semuanya, sehingga perlu dimekarkan menjadi dua sampai tiga klasis.

“Terima kasih kepada Pemkab Mimika yang selalu bantu kami gereja, kegiatan kecil besar selalu bantu kita. Juga untuk Freeport dan perusahaan lain, terima kasih,” katanya.

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng yang juga sebagai warga jemaat Kingmi mengatakan, perjuangan masuknya Injil di Mimika pertama kali dibawa oleh pendeta dan para orang terdahulu.

“Yang pertama naik gunung, turun gunung bawa Injil itu pendeta, bukan pemerintah,” katanya.

Dengan pelantikan badan pengurus tiga klasis persiapan ini, dipastikan juga bahwa wilayah Duma yang sebelumnya disebut masuk Kabupaten Paniai, dan Kwanduk yang sebagian masuk Kabupaten Mimika sebagian masuk ke Nduga, secara sah adalah masuk koordinator Amungsa di Mimika.

“Tapi hari ini sah, dua ini ada di Mimika, Mimika punya, Ini dibawah koordinator Amungsa. Selamat kepada tiga klasis baru, selamat bekerja keras dan sukses,,” pesannya.

Ketua Klasis Kwanduk, Pendeta Pilemon Wandikbo mengatakan, di wilayahnya itu ada lima jemaat yang sudah cukup lama. Mengingat Injil pertama kali masuk di wilayah pegunungan di Kwanduk sejak tahun 1963.

“Sudah 62 tahun ini, makanya kita buat klasis persiapan di Kwanduk ini untuk mengingat dan mengikuti orang tua terdahulu,” katanya.

Acara pelantikan ini diisi dengan acara bakar batu (barapen) yang diikuti lebih dari seribu warga jemaat.

penulis : Anya Fatma

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *