Situasi Dogiyai Terkendali, TNI-Polri Disiagakan di 4 Pos Pengamanan Kota

Aparat TNI - Polri ketika mengamankan situasi di Kabupaten Dogiyai, Sabtu (12/11/2022). (Foto: Ist)
Aparat TNI - Polri ketika mengamankan situasi di Kabupaten Dogiyai, Sabtu (12/11/2022). (Foto: Ist)

TIMIKA | Kapolres Dogiyai, Kompol Samuel D. Tatiratu mengatakan bahwa aparat keamanan sudah berhasil mengendalikan situasi Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, pasca kerusuhan buntut dari kasus kecelakaan menewaskan seorang anak kecil, Sabtu (12/11/2022).

Personel keamanan gabungan telah disiagakan dan membentuk empat Pos Pengamanan guna menjaga wilayah kota dari upaya massa yang ingin masuk membuat kekacauan.

Pada empat Pos Pengamanan itu, kata Kapolres, ditempatkan sejumlah personel gabungan baik dari Polres Dogiyai, TNI, maupun Brimob Batalyon C.

“Situasi sudah kita kendalikan, sudah berangsur masyarakat bubar. Kita buat 4 pos PAM mengelilingi kota, khususnya di Pasar Ikebo,” kata Kapolres yang dikonfirmasi media ini dari Timika.

Diberitakan sebelumnya, aksi penyerangan disertai pembakaran terjadi di Kabupaten Dogiyai sore tadi.

Sejumlah kendaraan maupun bangunan dibakar warga buntut kasus kecelakaan yang menewaskan seorang anak berusia 5 tahun bernama Noldi Goo.

Kejadian bermula dari salah satu truk material mundur dan tanpa sengaja melindas anak kecil dibelakangnya, menyebabkan anak itu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sopir berinisial KM dan seorang warga sempat mendapat penganiayaan oleh massa hingga luka-luka, beruntung berhasil diamankan oleh aparat ke Polres Dogiyai.

Massa semakin banyak berupaya merangsek ke Mapolres Dogiyai mencari sopir penabrak anak kecil, namun dihalau oleh aparat keamanan setempat dengan melepas tembakan peringatan serta gas air mata.

“Mereka tidak bisa menerobos Polres,” ujar Kompol Samuel D. Tatiratu.

Kemudian, massa malah berkumpul dengan ditambah massa dari wilayah Kamu Selatan. Mereka mencoba masuk ke kota, ke Pasar Ikebo untuk membuat kekacauan.

“Mereka (massa) mencoba untuk membakar, tetapi personel sudah terlebih dulu mengamankan kota,” ujar Kapolres.

Akibat kejadian ini, terkonfirmasi 1 unit bangunan yang terdiri dari 4 petak dibakar massa, namun sudah berhasil dipadamkan meski hampir seluruh bangunan sudah terbakar. Kemudian 2 unit truk dan juga alat berat turut dibakar massa.

Dari kejadian ini, sopir truk berinisial KM menderita luka-luka akibat dianiaya bersama seorang warga yang belum ketahui identitasnya terkena bacok benda tajam.

Selain seorang anak yang tewas dilindas truk, seorang lagi warga (sopir) dilaporkan tewas akibat dibacok. Namun korban belum berhasil dievakuasi oleh petugas.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengimbau masyarakat Dogiyai agar tidak terprovokasi dengan pihak-pihak yang ingin mengacaukan situasi kamtibmas di wilayah itu.

Ia juga berharap masyarakat dapat menyerahkan penanganan kasus kecelakaan yang terjadi kepada pihak Kepolisian.

“Serahkan kasus kecelakaan ini kepada pihak Kepolisian dan diselesaikan dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbaunya.

Tanggapi Berita ini
reporter : Saldi
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.