Tak Terima Ditegur, Warga Serang Tiga Anggota Polres Yahukimo

KETERANGAN PERS | Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menunjukan foto salah satu anggota polisi yang diserang warga di Yahukimo. (Foto: Ist)
KETERANGAN PERS | Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menunjukan foto salah satu anggota polisi yang diserang warga di Yahukimo. (Foto: Ist)

JAYAPURA | Tiga anggota Polres Yahukimo, Papua, yakni Aipda Mukharam Imanailo (40), Briptu Ferdinand Arifin Wali (28) dan Bripka Amir Mulu (38) diserang sekelompok warga di Jalan Paradiso Distrik Dekai pada Sabtu (8/8) malam sekitar pukul 19.57 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, Senin (10/8) mengatakan, penyerangan bermula ketika salah satu warga yang sementara menelpon ditegur oleh Briptu Ferdinand Arifin Wali karena menelpon dengan suara yang keras.

Tak terima ditegur oleh anggota polisi, warga yang bersangkutan kemudian mengambil balok dan menganiaya Briptu Ferdinand Arifin Wali.

Kejadian tersebut sempat dilerai oleh Aipda Mukharam Imanailo dan Bripka Amir Mulu yang berada di lokasi kejadian. Namun sejumlah rekan pelaku yang datang kembali melakukan penyerangan bahkan dua anggota lainnya turut diserang.

“Awalnya sudah sempat dilerai, namun sejumlah rekan pelaku yang datang kembali melakukan penyerangan serta pelemparan dengan batu terhadap ketiga anggota Polri tersebut,” kata Kamal di Kota Jayapura, Senin petang.

Melihat situasi yang sudah tidak terkendali karena massa semakin banyak dan melakukan pelemparan batu sehingga memaks ketiga korban mengamankan diri ke Mapolsek Dekai, dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Yahukimo.

IKLAN-TENGAH-berita

Lanjut Kamal, sekitar pukul 20.20 WIT personel Polres Yahukimo mendatangi lokasi dan mencari para pelaku. Namun para pelaku sudah tidak ada sehingga polisi menyisir ke rumah pelaku.

Pada saat akan mengamankan satu terduga pelaku dirumahnya, pelaku melakukan perlawanan dengan mengambil busur panah dan langsung melepas anak panah ke arah petugas sehingga dilakukan tindakan tegas.

“Anggota kita melakukan tindakan tegas dengan tembakan peringatan ke atas dan selanjutnya menembak peluru karet dibagian kaki pelaku, sehingga pelaku berhasil diamankan,” ungkapnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar