YPMAK Beri Bantuan Sembako Senilai Rp500 Juta untuk Warga 3 Kampung di Tembagapura

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
TANDA-TANGAN | Direktur YPMAK Vebian Magal bersama Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, Asisten I Setda Julianus Sasarari dan Kepala BPBD Mimika Yosias Lossu menandatangani berita acara penyerahan bantuan. Foto: Anya Fatma/SeputarPapua
TANDA-TANGAN | Direktur YPMAK Vebian Magal bersama Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, Asisten I Setda Julianus Sasarari dan Kepala BPBD Mimika Yosias Lossu menandatangani berita acara penyerahan bantuan. (Foto: Anya Fatma/SeputarPapua)

TIMIKA | Yayasan Pengembangan Suku Amungme dan Kamoro (YPMAK) memberikan bantuan sembako kepada masyarakat tiga kampung di Distrik Tembagapura, Mimika, Papua.

“Kalau diuangkan sekitar Rp500 juta, tapi ini bukan dalam bentuk uang tapi bahan makanan,” kata Direktur YPMAK, Vebian Magal saat diwawancara di MPCC YPMAK, di Timika, Papua, Jumat (5/3/2021).

Vebian menjelaskan, bantuan untuk warga Kampung Banti I, Banti II dan Opitawak ini sudah ada di Tembagapura dan kini menunggu didistribusikan kepada masyarakat.

Sebelum penyerahan langsung kepada masyarakat di kampung, YPMAK melaksanakan penyerahan secara simbolis kepada pemerintah daerah yang diterima oleh Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob didampingi Asisten I Setda Julianus Sasarari dan Kepala BPBD Mimika Yosias Lossu.

“Bantuan ini sepanjang pemerintah masih komunikasi dengan YPMAK pasti ada sinkronisasi, baik renovasi rumah, nanti kemudian air bersih dan lainnya. Sesuai kebutuhan masyarakat,” jelas Vebian.

“Karena masyarakat di atas itu merupakan masyarakatnya pemerintah kami hanya mendukung pemerintah punya program,” tambahnya.

Sementara Wabup John dalam kesempatan itu mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada YPMAK atas perhatian kepada masyarakat tiga kampung yang membutuhkan bantuan.

Katanya, masyarakat kini sudah berada di kampung, namun situasi dan kondisi disana belum dapat dipastikan aman. Selain itu, ruang gerak masyarakat juga masih dibatasi.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga
Dapatkan Notifikasi ?    Ya Nanti