YPMAK Gandeng Pelkesi untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Pegunungan dan Pesisir Pantai

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
FOTO | Direktur YPMAK Vebian Magal dan Direksi foto bersama dengan pengurus Pelkesi Wilayah 5 Papua usai penandatanganan perpanjangan kerjasama. (Foto: Hum-YPMAK/Seputarpapua)
FOTO | Direktur YPMAK Vebian Magal dan Direksi foto bersama dengan pengurus Pelkesi Wilayah 5 Papua usai penandatanganan perpanjangan kerjasama. (Foto: Hum-YPMAK/Seputarpapua)

TIMIKA | Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) Pengelola Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia terus melakukan berbagai langkah dalam peningkatan pelayanan kesehatan (Yankes) bagi masyarakat di kampung-kampung, baik di pegunungan (pedalaman) maupun pesisir pantai pada wilayah Kabupaten Mimika.

Untuk peningkatan Yankes tersebut, YPMAK menggandeng Persekutuan Pelayanan Kesehatan Kristen di Indonesia (Pelkesi) Wilayah 5 Papua.

Kerjasama ini sudah berlangsung cukup lama dan untuk meningkatkan pelayanan tersebut, maka YPMAK dan Pelkesi Wilayah 5 Papua, pada Selasa (30/11/2021) melakukan penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama untuk dua tahun kedepan.

Pembaharuan kerja sama tersebut ditandatangani oleh Direktur YPMAK Vebian Magal dan Ketua Pelkesi Wilayah 5 Papua, dr. Leonard Sampe Mauli Pardede, Sp.OG (K) di Hotel Horison Diana.

Ditemui usai acara penandatanganan, dr. Leonard atau yang akrab disapa dr Leo mengucapkan terima kasih kepada YPMAK, yang masih mempercayakan Pelkesi untuk bekerja sama dalam mengupayakan peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah pesisir dan pegunungan Mimika.

“Terima kasih kepada Bapak Direktur YPMAK dan direksi yang memberikan kepercayaan kepada Pelkesi wilayah 5 dalam menjalankan program Kampung Sehat. Kami bersyukur buat kepercayaan itu dan kepercayaan itu kami jaga dan kami laksanakan, serta mengandalkan Tuhan serta memohon bantuan Tuhan. Sehingga dalam pelaksanaannya dapat sesuai dengan visi dan misi YPMAK,” kata dr Leo.

dr Leo mengakui, untuk merubah pola pikir dan perilaku masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat tidak segampang membalikan telapak tangan. Untuk itu perlu keberlanjutan, sehingga ada kampung yang dapat dijadikan contoh sebagai ‘role model’ bagi kampung-kampung yang lain, terkait pola hidup bersih dan sehat.

Baca Juga:

Selain itu, kata dr Leo pihaknya akan menjangkau kampung-kampung yang dinilai belum maksimal dalam memperoleh layanana kesehatan.

“Program yang lalu kita lanjutkan, untuk kampung-kampung yang sudah ada perubahan. Dan layanan kesehatan yang ada sudah diambil alih oleh pemerintah, maka kita akan melayani kampung-kampung yang belum memperoleh layanan kesehatan melalui Program Kampung. Contonya seperti kampung yang belum ada puskesmas atau puskesmas pembantu, maka kami akan memberikan layanan kesehatan bagi ibu dan anak, penyakit menular dan tidak menular serta kesehatan lingkungan,” Kata dr. Leo menambahkan.

Sementara itu Direktur YPMAK melalui Kepala Divisi Kesehatan, Hengky Womsiwor mengatakan, Pelkesi akan menjalankan program kampung sehat yang terintegrasi dengan layanan klinik bergerak yaitu kegiatan klinik terapung dan dokter terbang.

“Kita akan intervensi ke kampung-kampung yang sudah ditetapkan oleh YPMAK, setelah melakukan rapid survei singkat dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, dalam hal ini D3 Prodi Keperawatan,” ungkap Hengky.

Hengky berharap agar setelah penandatanganan perpanjangan kerja sama ini, Pelkesi segera dapat menjalankan program yang mengintervensi kegiaan prefentif, promotif, dan tidak juga mengesampingkan program kuratif.

Hengki juga menjelaskan, pelaksanaan program kesehatan masyarakat ini berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika dalam hal ini Puskesmas dan Pustu di wilayah program.

“Tentunya semua program ini akan mendapat arahan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, terkait apa saya yang nanti dilakukan di kampung-kampung,” ujarnya.

Hengky mengatakan YPMAK berharap agar kondisi kesehatan masyarakat saat ini lebih baik lagi kedepan dengan dilaksanakannya program-program kesehatan, yang bekerja sama dengan Pelkesi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

*Sekilas Kampung Sehat*

Kampung Sehat adalah program kesehatan masyarakat dari YPMAK yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Mimika, khususnya di kampung-kampung, baik di wilayah pesisir dan dataran tinggi yang masih sulit mengakses pelayanan kesehatan.

Melalui program ini, akan dilakukan intervensi untuk mencegah dan menangani beberapa isu kesehatan spesifik, seperti masalah gizi, kesehatan ibu dan anak, penyakit menular (malaria dan tuberkulosis), penyakit tidak menular, dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Dalam pelaksanaan program ini, puluhan ‘Field Facilitator’ yang merupakan tenaga kesehatan akan ditempatkan diberbagai kampung di Mimika, untuk memberikan pelayanan medis dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Tidak hanya itu, para ‘Field Facilitator’ ini juga diharapkan dapat memicu pemerintah kampung dan masyarakat tempat mereka bekerja, untuk berpartisipasi aktif dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masing-masing.

Program Kampung Sehat ini terintegrasi dengan kegiatan ‘Klinik Bergerak’ yang juga merupakan program kesehatan dari YPMAK. Program ‘Klinik Bergerak’ memberikan pelayanan kesehatan di wilayah-wilayah di Kabupaten Mimika yang sulit dijangkau.

Melalui layanan Klinik Terapung yang bergerak di wilayah pesisir dan layanan Dokter Terbang yang menjangkau kampung-kampung di daerah dataran tinggi (highland).

Beberapa layanan yang dilakukan oleh Klinik Bergerak antara lain pelayanan kesehatan oleh dokter, pemeriksaan diagnostik penunjang seperti USG dan laboratorium, pemeriksaan kehamilan dan pelayanan kesehatan lain seperti vaksinasi dan penyuluhan kesehatan.

Melalui dua program ini, YPMAK berharap dapat memudahkan masyarakat mengakses pelayanan kesehatan, meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat kampung dan berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Reporter: Mujiono
Editor: Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Baca Juga